Ngaku Bisa Gandakan Uang

RIO/Bengkulu EkspressPENIPUAN: Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka Iptu Rabnus Supandri (kiri) memperlihatkan DA tersangka penipuan dengan modus mampu menggandakan uang yang berhasil di amankan Polisi dalam press rilis di Mapolsek Gading Cempaka, Kamis (1/8)

Pelaku Dibekuk di Curup

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Seorang pria asal Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Dodo alias Dedek harus berurusan dengan kepolisian Polsek Gading Cempaka. Terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Ia dilaporkan menipu korban Anna Zurainah dengan modus mengaku bisa menggandakan uang. Yang mana total uang yang sudah diberi korban mencapai Rp 33 juta.

Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Rudi Marwah SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu Rabnus Supandri SSos menjelaskan, terduga pelaku memperdaya korban dengan mengaku bisa menggandakan uang dengan jampi-jampian dan asap dupa yang dikuasainya. Korban yang percaya pun langsung memberikan uang Rp 33 juta. Terduga pelaku kemudian berpesan pada korban, agar uang tersebut harus disimpan dibawah kasur.

“Ya setelah dijampi-jampi, pelaku menyuruh korban menyimpan uang itu di bawah kasur dan akan berlipat ganda pada keesokan harinya. Nah pelaku yang sudah mengetahui dimana uang itu disimpan, langsung mengambil uang tersebut saat korban keluar rumah,” ucap Rabnus, Kamis (1/8).

Korban yang baru menyadari bahwa sudah menjadi korban penipuan karena uang tersebut tidak berlipat ganda bahkan hilang tak tersisa. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Gading Cempaka.
“Setelah kita menerima laporan dari korban ini, kita pun langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil membekuk pelaku di Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,” terang Kanit Reskrim.
Rabnus mengatakan, untuk korban dalam kasus ini memang baru satu yang melapor, namun terus dikembangkan pastinya, karena siapa tahu ada korban-korban lainnya yang sudah tertipu oleh pelaku ini.
“kalau yang melapor memang baru satu korban inilah, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada korban lainnya pasti nanti akan lapor juga kekita, yang jelas kasus ini akan kita kembangkan terus dengan berkoordinasi dengan polsek lainnya,” jelas Rabnus.
Sementara itu, pelaku mengaku baru kali ini melakukan penipuan seperti modus tersebut. Ia mengaku hanya kepepet dan bingung untuk mencari biaya pengobatan sang mertua yang sedang terbaring sakit dirumah sakit.
“Kepepet saya, Pak, untuk biaya berobat mertua yang sedang sakit. Sebenarnya saya tidak ada kemampuan bisa menggandakan uang. Kalo nggak kepepet nggak mungkin saya lakukan perbuatan seperti ini, Pak,” demikian tutur pelaku. (529)