New Normal Pulihkan UMKM

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kebijakan era tatanan kehidupan normal baru atau new normal terbukti mampu memulihkan kinerja usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sempat redup akibat penyebaran wabah virus Korona (Covid-19). Bahkan, saat ini ada ribuan pelaku UMKM di Bengkulu telah beraktivitas dengan normal kembali setelah beberapa bulan terakhir harus menutup usahanya akibat sepinya pembeli.Pengamat UMKM Provinsi Bengkulu Beny Suharto mengaku, new normal terbukti dapat mendongkrak kembali penghasilan UMKM yang sempat redup karena Korona. Bahkan saat ini sudah banyak UMKM yang kembali buka. Sehingga cepat atau lambat ekonomi UMKM akan pulih kembali seperti sebelum adanya Covid-19.

“Minimal goyangan ekonomi itu sudah mulai muncul,” kata Beny pada BE kemarin (7/6).

Akan tetapi proses pemulihan UMKM ini tergantung pada masing-masing kondisi keuangan dan strategi bisnis dari pelaku usaha itu sendiri. Jika kondisi keuangan dan strategi bisnis tidak dijalankan dengan baik, maka pelaku UMKM sulit untuk kembali pulih.

“Kemampuan usaha dan inisiatif perlu dilakukan, strategi bisnis itu penting agar bisa kembali pulih dari Covid-19,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama pandemi Covid-19 berlangsung banyak keluhan yang disampaikan pelaku UMKM di daerah seperti penjualan yang menurun, sulit memperoleh bahan baku, serta distribusi yang menjadi terhambat. Setelah new normal mulai diterapkan di Bengkulu, keluhan tersebut tidak pernah lagi didengarnya. “Kalau dulu mereka mengeluh sulit berjualan, sulit dapat bahan baku dan pemasaran terhambat. Sekarang semuanya sudah normal,” tambah Beny.

Ia menyebutkan, ada beberapa UMKM yang bersinar pada tahap awal pelaksanaan new normal ini yaitu UMKM yang memproduksi produk-produk herbal, buah-buahan, dan sayur-sayuran yang baik untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan masyarakat yang mulai mengganti pola hidup menjadi lebih sehat. “Jadi jangan terkejut kalau pada awal new normal ini banyak masyarakat membeli produk herbal, buah dan sayur,” tuturnya.

Ia berharap, new normal dapat menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM di daerah, tidak hanya UMKM produk herbal, buah, dan sayur. Akan tetapi, seluruh pelaku UMKM dari berbagai lini bisnis bisa memanfaatkan kesempatan ini pasca Covid-19. “Ini kesempatan yang baik untuk memulihkan bisnis yang redup, kita pacu semaksimal mungkin dan memajukan ekonomi daerah,” tutupnya. (999)