Nelayan Trawl Pilih Gill Net

ikanBENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pengganti trawl dengan alat tangkap ramah lingkungan yang telah dijanjikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah ditentukan. Para nelayan trawl menginginkan alat tangkap jenis gill net atau jaring insang yang berukuran besar sebagai pengganti trawl yang telah dilarang.

Ketua Kelompok Nelayan Trawl Pulau Baai Bengkulu, Anggi Ahmad Abila mengatakan, lima dari tujuh orang perwakilan nelayan Kota Bengkulu, yang pergi ke Jakarta akan memilih alat tangkap gill net. Jika alat tangkap tersebut tidak ada, maka para nelayan siap pulang dengan tangan kosong tanpa memilih alat tangkap lainnya yang telah disediakan oleh KKP.

“Ya kalau tidak ada, kami tidak mau pilih yang lain. Karena alat tangkap itu sudah modern dibanding trawl,” ujar Anggi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (11/3).

Dijelaskannya, alat tangkap jenis gill net memang lebih ramah lingkungan dibanding dengan trawl. Sebab, alat tangkap yang berbentuk jaring itu, hanya bisa menangkap ikan-ikan besar saja. Sementara untuk ikan-ikan kecil, baik untuk usaha ikan asin maupun ikan kecil yang dijual ke pasar, tidak lagi didapatkan. Kekuatan jaring juga tidak sampai ke dasar laut sehingga tidak merusak trumbu karang maupun ekosisten lain di dalam laut.

“Usaha ikan asing untuk ibu rumah tangga tidak bisa lagi kita dapatkan. Hanya itu bedanya, karena yang kita dapat hanya ikan-ikan besar saja,” paparnya.

Untuk diketahui, gill net atau jaring insang termasuk dalam kelompok jaring yang berbentuk empat persegi panjang berpelampung dan pemberat. Jaring ini juga dilengkapi tali ris bawah dan atas untuk menghadang ikan, sehingga ikan tertangkap dengan cara terjerat atau terpuntal.

Jaring pengganti trawl ini dioperasikan dengan cara menghadang arah renang gerombolan ikan pelagis atau demersal yang menjadi sasaran tangkap. Pengoperasian jaring insang secara umum dilakukan di dasar laut seperti trawl, namun lebih ramah lingkungan karena tidak menerapkan metode sapu bersih.

Untuk itu, para nelayan trawl ini berharap alat tangkap yang diinginkan tetap didapatkan. Sebab, para ratusan nelayan tersebut saat ini hanya memakai alat tangkap sederhana untuk memenuhi kebutuhaan hidup sehari-hari, pasca dilarangnya penggunan trawl di laut Bengkulu.

“Kami tetap melaut, tapi tidak menggunakan trawl. Kalau tidak melaut, kami tidak bisa makan,” tambah Anggi.
Anggi juga mengatakan, dari masa transisi sampai diterimanya alat tangkap pengganti trawl, para nelayan masih menunggu ada kebijakan khusus yang diberikan oleh pemerintah.

Untuk itu, pemerintah jangan hanya melakukan tindakan tegas melakukan penangkapan, jika tidak ada solusi yang tepat sebelum alat pengganti diterima. Sebab, ada kebutuhaan hidup yang harus dipenuhi oleh para nelayan yang hanya mengandalkan laut sebagai mata pencarian.

“Janji pemerintah akan ada subsidi bantuan kepada para nelayan yang bukan bos nelayan. Bantuan itu seperti sembako, kami juga minta ini direalisasikan sebagai masa transisi selesai. Kami juga tetap menginginkan trawl tetap bisa digunakan pada massa transisi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Ivan Syamsurizal ST MT mengatakan, semua alat tangkap jenis modern maupun lama disediakan oleh KKP. Setidaknya ada sebanyak 82 jenis alat tangkap ramah lingkungan yang telah disediakan. Tinggal nantinya 7 orang perwakilan nelayan yaitu 5 orang perwakilan nelayan dari Kota Bengkulu Andi Ahmad Abdillah, Sudirman, Nur Kalang, Kadir dan Samsudin, lalu 2 orang perwakilan nelayan dari Kabupaten Mukomuko, yaitu Tambrani dan Hanasrum memilih mana alat tangkap yang cocok untuk di laut Bengkulu.

“Semua sudah disediakan, tinggal pilih saja mana yang cocok,” jelas Ivan.

Menurutnya, dari 82 jenis alat tangkap ramah lingkungan itu, ada 42 jenis alat tangkap ikan yang tersedia dan siap dibawa pulang ke Bengkulu. Lalu ada 40 jenis lainnya masih membutuhkan proses pemesanan jika memilih salah satu jenisnya. Jika yang dipilih telah tersedia, maka proses pemberian alat tangkap tersebut akan dilakukan secepatnya, paling cepat hari Rabu (14/3) alat tersebut sudah bisa diberikan. Namun, jika memilih yang belum ready, maka para nelayan harus menunggu sekitar 2 atau 3 minggu sesuai dengan janji KKP saat ke Bengkulu beberapa waktu lalu.

“Ada yang ready dan ada yang tidak. Kami minta nelayan tetap bersabar,” ungkapnya.

Sebelum alat tangkap ramah lingkungan diberikan, para nelayan tetap tidak diperbolehkan untuk menggunakan trawl. Jika memaksakan, maka sesuai dengan aturan, nelayan harus siap menerima konsekuensinya untuk ditindak tegas oleh pihak penegak hukum. Bagi kapal di bawah 10 GT, alat tangkapnya akan disita, nelayannya akan dilepaskan. Tapi kalau ketangkap kedua kalinya, maka proses hukum akan menanti. Untuk nelayan dengan kapal diatas 10 GT, maka dipastikan nelayan tersebut akan langsung menjalan proses hukum.

“Aparat penegak hukum bisa menindak tegas, dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku sebagaimana dijelaskaan dalam UU Nomor 45 tahun 2009 pasal 85,” tegas Ivan.

Namun demikian, Ivan berharap, nelayan tidak ada yang mendapatkan masalah. Pemeritah akan tetap memberikan solusi terbaik untuk masyarakatnya.

“Kami akan cari solusi terbaik. Tapi masyarakat juga harus tetap dengan aturan yang sudah dibuat oleh negara,” tandasnya. (151)

PENGGANTI TRAWL YANG SUDAH TERSEDIA

1. Gill Net permukaan PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 500 meter/14 pis
2. Gill Net permukaan PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 1000 meter/ 28 pis
3. Gill Net permukaan PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 2500 meter/ 70 pis
4. Gill Net permukaan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 500 meter/ 11 pis
5. Gill Net permukaan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 1000 meter/ 22 pis
6. Gill Net permukaan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 2500 meter/ 55 pis
8. Gill Net permukaan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 500 meter/ 11 pis
9. Gill Net permukaan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 1000 meter/ 22 pis
10. Gill Net permukaan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 2500 meter/ 55 pis
11. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 500 meter/ 11 pis
12. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 1000 meter/ 22 pis
13. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/12 dilengkapi dengan saran mesh size 4 inch 2500 meter/ 55 pis
14. Gillnet Pertengahan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 500 meter/ 11 pis
15. Gillnet Pertengahan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 1000 meter/ 22 pis
16. Gillnet Pertengahan PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4 inch 2500 meter/ 55 pis
17. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/21 dilengkapi dengan saran mesh size 5,5 inch 500 meter/ 11 pis
18. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/21 dilengkapi dengan saran mesh size 5,5 inch 1000 meter/ 22 pis
19. Gillnet Pertengahan PA Multifilamen d/21 dilengkapi dengan saran mesh size 5,5 inch 2500 meter/ 55 pis
20. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 500 meter/ 15 pis
21. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 1000 meter/ 30 pis
22. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 4 inch 2500 meter/ 75 pis
23. Gillnet Dasar PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4,5 inch 500 meter/ 12 pis
24. Gillnet Dasar PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4,5 inch 1000 meter/ 24 pis
25. Gillnet Dasar PA Multi Monofilamen 10 Ply (Millenium) mesh size 4,5 inch 2500 meter/ 60 pis
26. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 5,5 inch 500 meter/ 15 pis
27. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 5,5 inch 1000 meter/ 30 pis
28. Gillnet Dasar PA Monofilamen ø 0.40 mm mesh size 5,5 inch 2500 meter/ 75 pis
29. Bubu Lipat Ikan 200 unit
30. Bubu Lipat Ikan 300 unit
31. Bubu Lipat Rajungan (Tipe Kubah) 300 unit
32. Bubu Lipat Ikan 100 unit
33. Bubu Lipat Rajungan (Tipe Kubah) 100 unit
35. Rawai Dasar 1000 mata pancing
36. Rawai Dasar 2000 mata pancing
37. Rawai Dasar 4000 mata pancing
38. Handline Type Mata Tiga (5 Unit)
39. Handline Type Mata Tiga (10 Unit)
40. Handline Type Mata Tiga (15 Unit)
41. Pancing Tonda (7 cabang) 4 unit
42. Pole and line

Baca Juga 

Nelayan Trawl Demo Blokir Jalan