Nelayan Tradisional Amankan 3 Kapal Trawl dan 16 ABK

APRIZAL/BE
Kapal Trawl yang diamankan oleh para nelayan tradisional

AIR NAPAL, BE РTerkait dengan perkembangan dari pertikaian para nelayan Desa Pasar Palik Kecamatan Air Napal, terhadap masalah kapal trawl yang masih menangkap ikan di wilayah perairan Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (25/12) para nelayan setempat menutup jalan lintas barat (Jalinbar) yang ada di desa. Penutupan jalinbar ini mengakibatkan kemacetan sepanjang kurang lebih 3 km, baik dari arah Bengkulu menuju Lais begitupun sebaliknya. Dimana para nelayan setempat telah menaham 3 unit kapal trawl, dan kapal trawl tersebut telah disandarkan di tempat pelabuhan kapal desa pasar palik. Berdasarkan dari informasi di lapangan, selain kapal trawl sejumlah anak buah kapal trawl tersebut juga sudah diamankan sebanyak  16 orang ABK.

Camat Air Napal, Supandi ketika dikonfirmasi BE di lokasi kejadian mengatakan, aksi yang dilakukan oleh para nelayan sebagai bentuk kekesalan terhadap kapal trawl yang kerap melakukan penangkapan ikan di wilayah mereka. Akibat hal itu para nelayan melakukan aksi  sebagai bentuk kekesalan mereka.

“Sudah 2 kali hal ini terjadi, dan ini kali keduanya kapal trawl tertangkap oleh para nelayan sedang menangkap ikan di perairan Kabupaten BU,” kata Supandi.

Sementara itu, Kapolres BU melalui Kapolsek Air Besi, Iptu Aljum Fitri, membenarkan kejadian tersebut, dimana para nelayan desa setempat telah menangkap kapal trawl yang sedang menangkap ikan di perairan mereka. Ada 3 kapal trawl bersama 16 orang ABK sudah diamankan. Terkait dengan penutupan jalan ini pihaknya sedang menunggu arahan dari pimpinan, sehingga belum memastikan kapan penutupan jalan ini selesai.

“Ya, ada 3 kapal trawl dan 16 ABK sudah diamankan. Sedangkan untuk penutupan jalan belum kita pastikan kapan bisa dibuka kembali, sembari dengan menunggu arahan dari pimpinan kita,” ujar Kapolsek.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*