Nelayan Kaur Panen Garam

KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Setelah menunggu hingga tiga bulan, Sabtu (2/3) lalu kelompok nelayan yang tergabung dalam usaha garam di Kecamatan Kaur Selatan, berhasil melakukan panen perdana. Sebelumnya pada awal Desember 2018 yang lalu mereka melakukan uji coba membuat garam dengan sistem tunnel. Alhasil uji coba pembuatan garam ini Dipastikan dapat memberikan penghasilan tambahan dengan sejumlah anggota kelompok.

“Ya sudah panen sekarang, kemarin lalu saya sendiri yang ikut hadir panen perdananya,” kata Kabid Pemberdayaan Nelayan dan Budidaya Dinas Perikanan Miti Suryani M Pd, kemarin (15/3).

Dikatakannya, kegiatan pengembangan Desa Nelayan Mapan (DNP) ini diprogramkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu, dimana sebelumnya dilakukan uji coba langsung. Dimana sebelumnya juga sudah diberikan pelatihan langsung dari badan diklat pelatihan kelautan Kabupaten Tegal. Sehingga sistem pembuatan garam tunnel ini membuat garam tak perlu menunggu musim panas, atau berhenti dimusim. Sebab dengan sistem tunel atau model tertutup tidak mengandalkan cuaca.

“Caranya memasukkan air atau mengadon dan ditutup dengan plastik geotermal, hasilnya seperti yang kita lihat saat ini,” katanya.

Ditambahkannya, untuk tekniknya air laut dimasukan dalam lahan berukuran sekitar 3×8 meter persegi atau lebih kecil. Kemudian didiamkan sampai satu bulan lebih agar terjadi proses pengkristalan. satu lahan dengan ukuran disebutkan diatas bisa menghasilkan garam hingga 3 kuintal dan bisa digunakan untuk mengasinkan ikan serta sejumlah kebutuhan lain.

“Hasilnya sesuai dengan yang ada di teori, tak jauh beda produknya garam halus ini bisa langsung dijual dan ini bisa menjadi penghasilan masyarakat Kaur,” tandasnya.(618)