Narkoba Musuh Utama Pelajar

Walikota Komitmen Perangi Narkoba

Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan SE menandatangani komitmen bersama mencegah peredaran narkoba di Kota Bengkulu, kemarin (19/1).
Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE menandatangani komitmen bersama mencegah peredaran narkoba di Kota Bengkulu, kemarin (19/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Upaya ratusan pelajar yang tergabung dalam Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Kota Bengkulu memerangi narkoba, mendapat dukungan penuh dari Walikota H. Helmi Hasan, SE. Dukungan ini dinyatakan saat Apel Akbar di halaman kantor Walikota Bengkulu yang diikuti seluruh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu serta menandatanggani kesepakatan bersama, kemarin (19/1).

Dalam sambutannya, Walikota mengajak para generasi muda, khususnya pelajar untuk sama-sama menjauhi serta memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang saat ini sudah menjadi musuh besar bagi negara Indonesia.

Dengan adanya komitmen tersebut, para pelajar diminta untuk berperan serta berpengaruh dalam pemberantasan bahaya narkoba itu, sehingga tercipta generasi yang cerdas, bersih, sehat dan kuat.

“Pemerintah memberikan apreasiasi serta dukungan yang setinggi-tingginya kepada para pelajar yang sadar terhadap bahaya narkoba. Maka pemerintah sudah menyiapkan sekretariat yang nantinya dapat digunakan khusus bagi para pelajar, sehingga bisa fokus dalam melakukan pencegahan,” kata Helmi.

Menurutnya, peran pemerintah akan selalu menguatkan dan memfasilitasi serta mengakomodir segala kebutuhan yang menjadi pendukung pencegahan. Selain itu, diharapkan kepada pihak-pihak lain, seperti lembaga, instansi dan tokoh masyarakat dan lainnya dapat memberikan wawasan serta arahan dalam upaya pembentukan karakter serta menanamkan nilai-nilai agama, sosial, dan sebagainya. Sehingga para pelajar di Kota Bengkulu memiliki pribadi yang mandiri dan menguatkan komitmennya dalam mencegah peredaran narkoba, minimal di lingkungan keluarga, tempat tinggal maupun teman sejawat.

“Kita harus siap memerangi segala macam bentuk penyalahgunaan narkoba, apa lagi sekarang narkoba sudah mulai menyerang kalangan pelajar sampai ke tingkat yang peling rendah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Bengkulu, AKBP Alexander Soeki mengatakan, untuk mewujudkan Kota Bengkulu sebagai daerah yang bersih dari narkoba, tentunya tidak bisa mengandalkan pemerintah atau instansi terkait saja, melainkan butuh dukungan dan peran serta seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, adanya Satgas anti narkoba ditingkat pelajar ini, menjadi amunisi baru bagi pemerintah untuk mencegah peredaran serta melindungi generasi muda Bengkulu dari ancaman narkoba. Karena, pencegahan narkoba ini pada prinsipnya harus dimulai dari dini atau masih di bangku sekolah. Dengan demikian, setiap pelajar bisa pelajar menjadi garda terdepan dalam penyebaran informasi bahayanya mengkonsumsi obat-obat terlarang, sekaligus memonitor di sekolah-sekolah, baik SD, SMP, SMA.

“Dengan adanya komitmen dan persatuan ini, maka kita sudah melakukan penolakan luar biasa terhadap peredaran narkoba. Apalagi, sampai saat ini penggunaan narkoba terus meningkat sebanyak 49 hingga 50 orang setiap harinya mati karena narkoba. Oleh sebab itu, mari kita bersinergi lawan narkoba,” tambah Alex. (805)