Nama Kapolda Dicatut

Kabid Humas Polda AKBP Sudarno
Kabid Humas Polda Bengkulu
AKBP Sudarno

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Laporan terkait kasus penipuan kembali masuk dan diterima Polda Bengkulu Provinsi Bengkulu. Kali ini kasus penipuan dengan mencatut nama Kapolda Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dalam kasus ini korban bernama Siti Maimunah (20) warga Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu harus merugi hingga Rp 4 juta.

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, kejadian berawal dari pelaku yang hingga sekarang ini masih proses lidik menelepon korban Siti, yang mana saat menelepon korban, pelaku mengaku jika dirinya adalah Kapolda Bengkulu Provinsi Bengkulu. Saat itu pelaku memesan makanan dan pulsa kepada korban dan pelaku yang mengaku Kapolda tersebut akan membayar uangnya setelah pulsanya sudah masuk. Pelaku pun kembali menelepon korban dan meminta diisikan lagi pulsa ke tiga nomor lainnya milik pelaku yakni nomor 081348107xxx, 082253000xxx dan 085349396xxx hingga mencapai Rp 4 juta. Setelah makanan dan pulsa diterima pelaku, saat korban hendak menagih uang tersebut dan menghubungi nomor HP pelaku, sudah tidak aktif lagi dan ternyata setelah dikroscek itu bukan nomor Kapolda Bengkulu Provinsi Bengkulu.

Merasa telah tertipu oleh pelaku, korban pun melaporkan kejadian itu ke Polda Bengkulu Provinsi Bengkulu dengan bukti laporan LP – B/522/V/2018/SPKT.

“Saya memilih melapor ke Polda Bengkulu Provinsi Bengkulu karena pelaku sudah mencatut nama Kapolda Bengkulu sehingga saya merugi sebesar itu,” terang korban kepada BE, kemarin (17/5).

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Provinsi Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum melalui Kabid Humas AKBP Sudarno SSos MH membenarkan, adanya laporan penipuan tersebut yang mana dalam kasus itu mencatut nama Kapolda Bengkulu Provinsi Bengkulu dan sejauh ini anggota masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap korban sehingga bisa diketahui siapa pelaku dalam kasus ini.

“Yang jelas laporan korban akan kita tindaklanjuti secara profesional sehingga ada seseorang yang bertanggung jawab dalam kasus ini karena sudah melakukan penipuan kepada korban dan mencatut nama Kapolda,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Kabid Humas kembali menghimbau kepada warga masayarakat Bengkulu Provinsi Bengkulu untuk tidak mudah terpancing dengan modus para pelaku penipuan yang lagi marak terjadi di wilayah Bengkulu Provinsi Bengkulu.

“Kita harapkan warga Bengkulu harus lebih cermat dan teliti lagi sehingga kasus penipuan tidak terjadi lagi dan memang sekarang ini modus penipuan bermacam-macam bentuknya, jadi jika mendapatkan hal-hal mencurigakan bisa segera lapor ke pihak Kepolisian,” tutupnya. (529)