Muslimah Bengkulu Suarakan Protes Puisi Sukmawati

Muslimah Bengkulu Suarakan Protes Puisi Sukmawati
Muslimah Bengkulu Suarakan Protes Puisi Sukmawati

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Puluhan muslimah Bengkulu, yang tergabung dalam Gerakan Muslimah Bengkulu ikut menyuarakan protes terkait puisi kontroversi yang dibacakan Sukmawati Soekarno Putri. Dengan menggelar unjuk rasa di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Senin (9/4/18). Para pengunjuk rasa menuntut agar Sukmawati dipenjarakan.

Kordinator Lapangan (Korlap) dalam aksi unjuk rasa, Hermita Anggraini mengatakan, aksi ini bentuk kepedulian terhadap agama Islam yang semakin sering dilecehkan dan direndahkan.

“Sukmawati sudah melecehkan agama Islam. Dia bilang konde lebih indah dari cadar. Itu sangat jelas melecehkan Islam. Kami menuntut agar kepolisian menangkap Sukmawati karena telah menistakan agama,” terangnya saat diwawancarai bengkuluekspress.com, Senin (9/4).

Dalam orasinya pengunjuk rasa yang mayoritas perempuan dan menggunakan hijab dan cadar meneriakkan agar putri dari Presiden Republik Indonesia Pertama itu ditindak secara hukum. Karena dinilai melanggar Undang-Undang 156 KUHP tentang penodaan agama di muka umum.

Meskipun Sukmawati telah meminta maaf melalui konfrensi pers (4/4/18), namun Hermita menegaskan, bagi umat Islam permintaan maaf terbuka untuk siapapun yang telah mengakui kesalahannya. Hanya saja secara hukum permintaan maaf itu tidak menggugurkan proses pidananya dan tetap harus berjalan.

Dia juga mengatakan, para muslimah Bengkulu akan terus mengawal kasus ini dan menuntut kepolisisan memenjarakan Sukmawati. Hal itu dinilai sebagai peringatan dan teguran kepada seluruh lapisan masyarakat agar hal serupa tidak terulang kembali. (Imn)