Muslim Pertama dalam Kabinet Australia

muslim-perdana-dalam-kabinet-australiaPerdana Menteri Australia Kevin Rudd membuat tonggak bersejarah di parlemen Negeri Kangguru itu dengan melantik Ed Husic, yang merupakan seorang muslim, menjadi sekretaris parlemen. Husic dilantik hari ini.

Situs asiaone.com melaporkan, Senin (1/7), ibu dan ayah Husic merupakan imigran dari Bosnia. Dia diambil sumpahnya sebagai sekretaris parlemen dalam pemerintahan Perdana Menteri Kevin Rudd. Rudd menjadi perdana menteri Australia pekan lalu setelah mengalahkan Julia Gillard dalam pemilihan pemimpin Partai Buruh.

“Ini adalah hari yang indah untuk multikulturalisme, dan semuanya berdiri untuk negara kita,” ucap Gubernur Jenderal Australia, Quentin Bryce, kepada Husic saat upacara pelantikan di Ibu Kota Canbera.

“Saya berharap semua yang terbaik buat Anda ketika melayani negara sebagai sekretaris parlemen,” ujar Bryce.

Husic adalah muslim pertama yang masuk dalam parlemen Australia ketika dia memenangkan kursi dari sebelah barat Sydney dalam pemilu Agustus 2010 lalu. Dia kemudian diambil sumpah jabatannya dengan meletakkan tangan di atas Alquran orang tuanya.

Husic (43 tahun), yang dibesarkan di wilayah pemilihannya, telah menjadi pendukung kuat Rudd dan pelantikan dirinya hari ini dilihat sebagai hadiah.

“Jika seseorang bertanya pada saya apakah Anda muslim saya mengatakan iya. Lalu jika seseorang mengatakan ‘Apakah Anda akan salat dan pergi ke masjid hanya sekedar melakukan semua hal yang berkaitan dengan agama Islam?’ Saya katakan tidak,” ucap Husic saat ditanya oleh stasiun televisi ABC mengenai agamanya pada 2010 lalu.