Musim Pancaroba Rawan Penyakit

042635900_1519378986-1
foto ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pada September hingga Oktober mendatang merupakan masa peralihan musim kemarau dan musim penghujan atau biasa disebut pancaroba. Saat terjadi pancaroba, bisa saja hari ini sangat panas, tetapi keesokannya hujan, dan terus berulang. Untuk itu, masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, H Herwan Antoni MKes mengimbau seluruh masyarakat agar tetap mawas diri menyikapi musim pancaroba sekarang ini yang ditandai adanya hujan, angin kencang atau badai.
Beberapa penyakit menular yang disebabkan perubahan cuaca, diantaranya demam berdarah, malaria, diare, dan muntaber.

“Untuk mencegah timbunya penyakit tersebut, diharapkan semua masyarakat selalu membersihkan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-harinya,” kata Herwan, kemarin (11/9).

Kendati demikian Ia juga meminta partisipasi aktif masyarakat apabila ada kasus penyakit menular yang disebabkan perubahan cuaca terjadi dilingkungan sekitar agar segera melaporkan kepada petugas kesehatan terdekat. Mengingat jika nantinya ada temuan kasus, tentu pihaknya akan bisa lebih fokus menjalankan program pencegahan pada wilayah dimaksud.

“Berpijak dari program Germas yang sedang gencar-gencarnya dilaksanakan sekarang ini, secara tidak langsung, kesehatan masyarakat di Provinsi Bengkulu, sudah mulai terjaga dengan baik, harapan kita kesehatan masyarakat tetap dalam kondisi fit,” tutup Herwan.

Sementara itu, Kadinkes Kota Bengkulu, Susilawaty SSos SKM MKes juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dan menghindari penyebaran penyakit yang kerap timbul pada saat peralihan musim atau pancaroba ini.

Ia menyebutkan, masyarakat dapat menghindari beberapa penyakit seperti DBD, ISPA dan Diare dengan menerakan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dimana, masyarakat diimbau minimal melakukan olahraga kecil paling tidak 30 menit per hari, dan mengkonsumsi buah dan sayur serta melakukan cek kesehatan minimal 6 bulan sekali.

“Maka dari itu, saya minta masyarakat untuk menjaga makan, jaga tidur dan giatkan berolahraga, walaupun hanya jalan beberapa langkah, mudah-mudahan bisa sehat. Dan tolong, jangan melakukan mandi malam, karena itu tidak baik untuk kesehatan tubuh,” ujar Susilawaty.



Berbagai penyakit pada musim pancaroba ini tentu bisa dicegah. Salah satu cara termudah adalah minum cukup air untuk mengembalikan suhu tubuh kembali ke normal. Bila tubuh terhidrasi dengan baik, efeknya bisa meningkatkan imunitas tubuh.

“Kalau kebutuhan mineral dan vitamin kita tercukupi, maka daya tahan tubuh meningkat dan kita dapat terhindar dari berbagai penyakit di musim pancaroba yang ekstrem ini,” tutupnya.(999)