Musim Nikah Pasca Lebaran

nikah-large
Foto :IST

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Pasca lebaran, masih menjadi waktu favorit bagi sejumlah pasangan untuk melaksanakan akad dam pesta pernikahan. Inilah yang menyebabkan melonjaknya angka pernikahan usai lebaran.

“Ini sudah menjadi kebiasaan setiap habis lebaran pasti banyak yang menikah,” kata Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) KS Marfensorry SHI kemarin (21/6).

Dikatakan Marfen, sejak tanggal 17 hingga 20 Juni, sudah ada 18 pasangan yang sudah melangsungkan pernikahan. Angka tersebut akan masih bertambah karena bulan Syawal masih ada sekitar dua minggu lebih.  “Dari data yang ada, sampai kemarin ini akan terjadi sebanyak 30 peristiwa nikah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kaur Drs. H. Zainal Abidin MHI, mengakui jika pasca lebaran ini angka pernikahan meningkat, dan banyak masyarakat memilih melangsungkan pernikahan pada bulan-bulan syawal. Bulan tersebut memang bulan baik untuk memulai jalinan rumah tangga. Sebelum bulan lebaran, pasangan yang menikah, juga cukup banyak.

“Ini memang menjadi adat tahunan kebanyakan orang melaksanakan pernikahan dalam bulan-bulan ini. Sebab bulan Syawal baik untuk melaksanakan pernikahan,” terangnya.

Ditambahkannya, meskipun pemerintah membebaskan biaya pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), namun program tersebut sepi peminat. Sebab hingga saat ini, calon pengantin (Catin) lebih memilih merogoh kocek Rp 600 ribu dibanding harus menikah di KUA. “Nikah tetap gratis kalau di KUA tapi, tapi kalau nikah di rumah harus membayar biaya pernikahan Rp 600 ribu,” tandasnya. (618)