Muncul Kandidat dari Luar Parpol Pengusung

caleg
Foto : IST

Kakak Agusrin Mencuat

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Bursa pemilihaan calon wakil gubernur (cawagub) masih bergerak dinamis. Empat partai politik (parpol) pengusung, yaitu Partai Hanura, PKB, Partai Nasdem dan PKPI masih terus tarik ulur untuk memfinalkan siapa cawagub yang akan diusung ke Gubernur Bengkulu, DR H Rohidin Mersyah.

Bahkan saat ini, sejumlah nama dari luar parpol sudah mulai bermunculkan. Bahkan ada beberapa nama yang digadang-gadang akan maju mendampingi Rohidin Mersyah sampai habis masa jabatannya tahun 2021 mendatang.
Sejumlah nama yang sudah mencuat itu seperti kakak kandung mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin, yaitu Suryatati.



Kakak perempuan Agusrin itu masih menjabat sebagai Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu. Lalu juga ada nama H Dermawan Yakoeb mantan Sekda Bengkulu Tengah yang digadang-gadang akan dicalonkan oleh Partai Nasdem.

Kemudian nama Dempo Xler yang saat ini menjadi Ketua BM PAN Provinsi itu juga mencuat untuk dicalonkan oleh parpol pengusung. Lalu dari akademisi, nama Dr Ir Yulfiperius MSi yang saat ini menjabat sebagai Rektor Unihaz Bengkulu itu juga dilirik akan dicalonkan.

Saat ditemui Bengkulu Ekspress, Suryatati kakak perempuan Agusrin M Najamudin itu mengakui, saat ini dirinya masih fokus untuk mengurus keluarga dan menjalankan amanahnya sebagai PNS yang ditugaskan menjadi Kepala Bapelkes Provinsi Bengkulu. “Kalau menjemput takdir menjadi cawagub, saya belum. Tapi kalau takdir itu berpihak, maka harus siap menjalankan amanah,” ujar Suryatati kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (11/2).

Untuk komunikasi politik, Tati mengakui sudah ada beberapa parpol pengusung menjalin komunikasi terakit tawaran itu. Namun demikian, dirinya masih akan berfikir ulang. Mengingat ada pertimbangan matang yang harus ia ambil.”Sekarang saya fokus dulu untuk mendorong anak saya dr Lia menuju DPR RI dan adik saya Sultan B Najamudin menuju DPD RI,” ungkapnya.

Sementara itu, Dermawan Yakoeb yang digadang dipercayai oleh Ketua DPW Nadem Provinsi Ferry Ramli untuk menjadi cawagub, dirinya masih belum bisa mengambil keputusan. Sebab, saat ini dirinya juga masih menjalankan proses sosialisasi sebagai calon anggota DPRD Provinsi dapil Kota Bengkulu dari Partai Berkarya. “Sekarang saya fokus pencalonan dulu,” terang Dermawan.

Namun jika Partai Nasdem benar-benar memberikan surat persetujuan untuk mencalonkan dirinya, maka tidak ada pilihaan lain, dirinya akan siap untuk memegang amanah tersebut. “Kalau memang itu terbaik, maka harus saya terima,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus DPP Partai Nasdem Kordinator Wilayah Bengkulu, Dedi Armansyah mengatakan, cawagub yang diusung bisa saja dari kader parpol maupun luar parpol. Asalkan, calon tersebut benar-benar memiliki kemampuan untuk memajukan Provinsi Bengkulu. “Bisa saja. Karena di Nasdem itu kader bukan kader tidak masalah yang penting bersangkutan merasa mampu memajukan Bengkulu,” ujar Dedi.

Disisi lain, Pengurus DPW PKB Provinsi Bengkulu, Seption Muhadi mengatakan, sampai saat ini belum ada pembahasan bersama parpol pendukung lainnya terkait cawagub. Namun yang dicalonkan, PKB tetap akan mencalonkan Herliado Ketua DPW PKB Provinsi sebagai cawagub. “PKB tetap mengusung Herliado,” terangnya.

Ia berharap, parpol pengusung segera melakukan pembahasan secara bersama. Sehingga parpol bisa memberikan nama-nama untuk dicalonkan. “PKB menginginkan bisa segera dibahas. Karena ini penting,” papar Seption. Untuk PKPI sendiri sampai saat ini, masih menunggu pertemuan bersama parpol pengusung.

Sementara, Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring mengatakan, dalam minggu ini kemungkian parpol pengusung sudah bisa melakukan pertemuan bersama. “Minggu ini kemungkinan ada pertemuan,” ungkap Usin.

Sementara, usulannya, Partai Hanura tetap mengusulkan nama Muslihan sebagai cawagub. Sebab, nama Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu itu sudah mendapatkan persetujuan dari DPP Partai Nasdem.”Kalau Hanura mengusung Pak Muslihan. Ini juga sudah disetujui DPP,” ujarnya.

Diisi lain, Gubernur Bengkulu, DR H Rohidin Mersyah mengatakan, semua proses pencalonan wagub itu diserahkan ke parpol pengusung. Dirinya hanya bisa menunggu nama-nama diserahkan kepadanya. Ketika dapat dapat nama-nama itu, maka akan ada dua nama yang akan disampaikan ke DPRD untuk dipilih satu. “Saya kira itu segera didorong,” terang Rohidin.

Rohidin mengaku dirinya tidak mengintervensi wagub seperti apa yang diinginkan. Rohidin meminta nama-nama itu mendapatkan masukan dari masyarakat. “Lebih utama itu masukan masyarakat,” tutupnya. (151)




    Leave a Reply