Masuk Lebong Mulai Diperiksa

POSKO : Tampak terlihat Pos Pengamanan masih dalam pengerjaan, namun petugas telah ada yang berjaga-jaga selama 24 jam secara bergantian.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Antisipasi pemudik dari luar Provinsi Bengkulu masuk ke Kabupaten Lebong, setiap orang yang akan masuk dan melintas di posko perbatasan, wajib diperiksa mulai dari dokumen, keperluan serta kendaraan yang digunakan.

Kapolres Lebong yang juga wakil ketua II Satgas penangangan Covid-19 Kabupaten Lebong, AKBP Ichsan Nur SIK menegaskan bahwa, untuk mekanisme penerapan protokol kesehatan bagi orang yang masuk Lebong, sama halnya penerapan di tahun 2020 yang lalu. “Mulai dari mencuci tangan, pemeriksaan suhu badan, semuanya dilakukan,” sampainya, Kamis (6/5).

Untuk pelaksanaan dalam menjalankan pemeriksaan bagi setiap yang masuk Kabupaten Lebong, sudah dilaksanakan mulai Kamis (6/5). Akan tetapi karena personil yang bertugas (tim gabungan) masih belum lengkap serta posko yang dibangun di perbatasan Kabupaten Lebong dengan Rejang Lebong dan Lebong dengan Bengkulu Utara, masih dalam pengerjaan.

“Para pekerja masih menyelesaikan pembangunan posko,” ucapnya.

Ditegaskan Kapolres, untuk penerapan pemeriksaan bagi setiap orang yang akan masuk Kabupaten Lebong, akan dimulai hari ini (Jumat, 16/5). Untuk itulah, dirinya meminta kepada petugas yang telah ditugaskan dalam menjaga posko, untuk bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya.

“Saya minta besok (hari ini) pemeriksaan mulai dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Nantinya jika kedapatan ada pemudik dari luar Provinsi Bengkulu masuk Kabupaten Lebong, namun tidak bisa menunjukan hasil tes swab antigen, maka dengan terpaksa yang bersangkutan tidak diperbolehkan masuk Lebong.

“Tindakan tegas harus kita lakukan, untuk melindungi masyarakat Lebong itu sendiri dari wabah Covid-19,” tuturnya.

Pantauan dilapangan, meskipun pelaksanaan Operasi Ketupat Nala telah dimulai dan dibangun posko pengamanan di 2 perbatasan serta 1 posko pelayanan di kawasan eks terminal Pasar Muara Aman, masih dalam pengerjaan. Akan tetapi terkhusus di 2 posko pengamanan, para petugas sudah ada yang berjaga-jaga, baik itu dari TNI-Polri, BPBD, Dinkes. Akan tetapi, penjagaan belum maksimal, karena terlihat setiap orang yang masuk belum diberhentikan.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*