MUI Minta Warga Tak Terpengaruh People Power

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rejang Lebong Mabrur Syah, SPdI SIPI MHI

CURUP, Bengkulu Ekspress – Menyikapi adanya isu terkait dengan ajakan People Power pasca Pemilihan Umum serentak 17 April lalu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rejang Lebong Mabrur Syah, SPdI SIPI MHI meminta masyarakat tak terpengaruh isu tersebut.

“Saya imbau masyarakat tidak terpengaruh dengan ajakan people power, karena gerakan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan dikhawatirkan akan menimbulkan ketegang dan kerusakan yang luas,” sampai Mabrur saat dikonfirmasi Selasa (14/5) kemarin.

Terlebih lagi, menurut Mabrur khusus untuk di Kabupaten Rejang Lebong sendiri, pelaksanaan Pemilu berjalan dengan sangat baik, hal tersebut terlihat dari tidak adanya pemungutan suara ulang, kemudian tahapan penghitungan suara juga paling cepat dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Provinsi Bengkulu.

Di sisi lain, untuk mengimbau masyarakat tak terpengaruh ajakan gerakan people power, ia sudah sudah diminta menyampaikan imbauan. Bahkan menyikapi isu gerakan people power tersebut para tokoh lintas agama di Kabupaten Rejnag Lebong meminta agar permasalahan yang ada diserahkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.

Lebih lanjut, MUI juga mengajak masyarakat Rejnag Lebong untuk mensyukuri pelaksanaan Pemilu khususnya di Kabupaten Rejang Lebong yang berlangsung dengan damai dan baik.

“Meskipun ada kekurangan dan kelemahan agar diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada, kalau tidak puas agar mengajukan gugatan ke Bawaslu, DKPP atau MK,” sampai Mabrur.

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh gerakan people power, MUI Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat Rejang Lebong untuk tetap menjaga kerukunan umat bergama di Kabupaten Rejang Lebong, jangan sampai menurutnya masyaakat Rejang Lebong yang selama ini sudah kondusif terpecah belah. (251)