Muhamad Zulham Gantikan AM Tawil, Jabat Kacab Jasa Raharja Bengkulu

Jasa Raharja
PERPISAHAN: Serahterima jabatan dari Kepala Cabang Jasa Raharja (Persero) Bengkulu lama, A M Tawil SE MM QIA kepada Muhammad Zulham Pane SE yang resmi dilantik sebagai Kepala Cabang Jasa Raharja (Persero) Bengkulu. (Foto IJAL/BE).

BENGKULU, BE– Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT. Jasa Raharja (Persero), Selasa, 28 Februari 2017 lalu, Kepala Cabang Jasa Raharja (Persero) Bengkulu A M Tawil SE MM QIA resmi dilantik sebagai Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Barat dan Muhammad Zulham Pane SE resmi dilantik sebagai Kepala Cabang Jasa Raharja (Persero) Bengkulu.

Pisah sambut Kepala Cabang PT Jasa Raharja (JR) Bengkulu baru digelar, Kamis (2/3) di gedung Aula Kantor PT Jasa Raharja Bengkulu Jl S.Parman No.64 Kota Bengkulu.

Pisah sambut Kepala Cabang Jasa Raharja Bengkulu berlangsung sederhana hanya dihadiri oleh seluruh keluarga besar Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera Cabang Bengkulu.

Kepala Cabang Jasa Raharja Bengkulu yang lama A M Tawil SE MM QIA dalam sambutan perpisahannya mengatakan bahwa selama 9 bulan bertugas di Bengkulu, ia sangat terkesan dan bangga dengan Bengkulu.

Karena selama bertugas di Bengkulu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, lancar dan sukses. Hal ini berkat dukungan dari mitra kerja terkait, terutama dengan Pemerintah Provinsi dan Polda Bengkulu.

Selain itu kekompakan intern Jasa Raharja Cabang Bengkulu sangat solid sehingga program kerja yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu Kepala Cabang Jasa Raharja yang baru Muhammad Zulham Pane SE ketika ditemui BE Kemarin mengatakan saya selaku pejabat baru di Jasa Raharja Bengkulu berusaha memaksimalkan apa-apa yang telah dilakukan oleh Kacab yang lama A M Tawil selama ini, Inya Allah Jasa Raharja akan lebih baik lagi,”katanya.

Lebih lanjut Zulham menuturkan secara pendapatan Jasa Raharja Cabang Bengkulu masih di bawah target nasional memang ini bisa dimaklumi, karena memang ada salah satu sektor angkutan penumpang kapal laut khususnya IWKL (Iuran Wajib Kapal Laut ) yang memang belum tergali secara maksimal di Bengkulu ini.

Dari data yang kita dapat bahwa dari kapal yang sudah beroperasi mengangkut penumpang ke Pulau Tikus saat ini belum ada memilki izin operasi angkutan kapal yang dikeluarkan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan IWKL (Iuran Wajib Kapal Laut). “Disini kita lihat masih terkesan ilegal dan berharap para pengelola atau pun operator dapat melakukan pengurusan izin resmi sehingga penumpangnya mendaptkan jaminan asuransi dari Jasa Raharja,”ujarnya.

Apa lagi saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah gencar-gencarnya untuk menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai tujuan wisata nasional dan internasional yang dikemas dengan Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

“Itu upaya-upaya yang akan menjadi salah satu prioritaskan tugas saya di Jasa Raharja Cabang Bengkulu agar seluruh penumpang angkutan laut mendapatkan jaminan asuransi manakala terjadi kecelakaan ditengah laut,”harapnya.(cik6)