MTT dan PKPU Bantu Korban Banjir

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu pada 27 April 2019 lalu telah mengakibatkan banyak kerugian bagi masyarakat terdampak. Tercatat sebanyak 33 orang meninggal dan 13 orang hilang serta 12.000 jiwa mengungsi dan 13.000 jiwa terdampak. Ternak mati terdapat sapi 106 ekor, kambing/domba 101 ekor, dan kerbau 4 ekor. Kerusakan fisik meliputi 184 rumah rusak, 7 unit fasilitas pendidikan, 40 titik insfrastruktur rusak/terendam (jalan, jembatan, oprit, gorong-gorong).

Terhadap bencana tersebut, Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) bersinergi dengan PKPU Human Initiative telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor yang ada di beberapa titik wilayah terdampak banjir.

Bantuan tersebut berupa paket Sembako sebanyak 150 paket. Distribusi telah dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2019 di wilayah Kota Bengkulu sebanyak 55 paket, tanggal 12 Mei di Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 50 paket dan tanggal 16 Mei di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 45 paket. Titik wilayah distribusi paket bantuan di wilayah Kota Bengkulu yaitu Kelurahan Semarang, Rawamakmur dan Sawah Lebar. Di wilayah Kabupaten Bengku Tengah bantuan disalurkan di Desa Pagarjati, Desa Keroya dan Desa Punjung. Sedangkan untuk wilayah Bengkulu Utara bantuan disalurkan di Desa Batiknau.

Dalam melaksanakan penyaluran bantuan, PKPU Human Initiative dan MTT telah melakukan assessment wilayah dan calon penerima manfaat dengan berkordinasi dengan pihak ketua RT dan kepala desa setempat. MTT dan PKPU Human Initiative telah menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat didampingi oleh perangkat Ketua RT atau kepala desa. Ibu Sri selaku kepala desa Pagarjati Kabupaten Bengkulu Tengah menyampaikan banyak terima kasih kepada MTT dan PKPU Human Initiative atas kepedulian kepada warga Pagarjati dengan memberikan santunan paket Sembako, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak.

Terpisah, Kades Batiknau, Nofen Dradinata juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian MTT dan PKPU Human Initiative. ”Warga sangat senang sekali dengan adanya bantuan tersebut, karena sejak bencana terjadi tidak banyak lembaga yang menyalurkan bantuan ke desa Batiknau,” ungkapnya.

Sementara seorang warga, Bapak M. Atik usia 70 tahun terlihat sangat senang sekali menyambut kedatangan tim Human Initiative dengan membawa paket bantuan ke rumahnya. Beliau menyampaikan terima kasih kepada MTT atas bantuan yang diberikan. ”Semoga MTT dan PKPU Human Initiative serta para donatur mendapat balasan kebaikan yang banyak,” ungkap beliau. (rel)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*