Motor Diterjang, Leher Ditempel Pisau

Perampok Gasak Motor

AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK
KOTA MANNA, BE – Warga Bengkulu Selatan (BS) harus lebih waspada. Pasalnya pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) khususnya perampokan saat ini telah masuk ke BS. Junito Ariman Bin Sakrin (25), warga Desa Padang Serasan, Pino Raya telah menjadi korban rampok Sabtu (30/7) sekitar pukul 18.15 WIB di jalan lintas Desa Pagar Dewa, Kota Manna. Akibatnya sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah BD 2974 MA milik korban dirampas pelaku yang berjumlah 3 orang.

Tidak hanya merampas sepeda motor korban, pelaku juga sempat menerjang korban bahkan saat korban bangun, pelaku sempat mengancam korban dengan menempelkan senjata tajam ke leher korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp 8 juta. Usai menjadi korban perampokan, korban melapor ke Mapolres BS.

Kapolres BS, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Rizqi Akbar didampingi Kasi Humas Polres, Aiptu Andi mengatakan dalam laporan korban diketahui, aksi perampokan atau perampasan sepeda motor kesayangan yang dialaminya itu, berawal saat korban bersama istrinya pulang dari Kota Manna berboncengan sepeda motor Sabtu sore menjelang malam atau bertepatan dengan waktu magrib.

Tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria FU warna merah yg dikendarai oleh 3 orang pria berboncengan yang tidak dikenal mengikuti mereka. Pada awalnya korban tidak menaruh curiga dan mengira warga yang juga hendak pulang ke arah Kecamatan Pino Raya. Akan tetapi sepeda motor tersebut terus menguntit korban dari belakang, hingga akhirnya mendekati sepeda motor korban. lalu salah satu dari 3 pria itu langsung mendendang ke arah korban. Akibat tendangan itu, mengenai kaki kanan korban.

Setelah itu sepeda motor terjadi, korban bersama istrinya ikut terjatuh ke aspal. Belum sempat korban dan istrinya bangun, tiba-tiba dua orang mendekatinya dan memegang kera baju korban sambil menodongkan senjata tajam jenis pisau ke leher korban, seraya mengatakan akan membunuh korban dengan cara akan memotong leher korban jika melawan.

Mendapat ancaman korban dan istrinya hanya terdiam. lalu para pelaku langsung mengambil sepeda motor korban dan kabur ke arah Kota Bengkulu. Usai para pelaku kabur dan membawa kabur sepeda motornya, korban bersama istrinya langsung lari ke arah desanya sambil berteriak jambret. Korban yang mendengar teriakan korban dan istrinya langsung mendekat dan menanyakan apa yang terjadi. Mendengar cerita korban ada warga yang berusaha mengejar, namun kehilangan jejak. Sedangkan korban, setelah kejadian itu melapor ke Mapolres BS.

Dengan adanya laporan ini, sambung Andi, saat ini pihaknya sedang menyelidiki pelakunya.

“Laporan sudah kami terima, anggota buru sergap (buser) sudah dikerahkan ke lapangan untuk menyelidiki para pelaku hingga berhasil membekuknya,” ujar Andi. (369)