Motor Adu Kambing, 3 Tewas

IRUL/Bengkulu Ekspress LAKA: Anggota Lantas Polres Kaur saat mengamankan dua motor adu kambing di Desa Binjai Kecamatan Tetap dan anggota Lantas olah TKP, dan para korban saat menjalani perawatan di RSUD Kaur, Rabu (20/6) malam.

TETAP, Bengkulu Ekspress – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Binjai Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, Rabu (19/6) malam. Kali ini antara motor Honda Sonic dengan Yamaha R15 yang beradu kambing, hingga menyebabkan dua pengendara motor dan satu penumpangnya tewas, serta 2 orang lainnya mengalami luka berat sehingga harus dilarikan ke RSUD Kaur.

“Kalau persis kejadiannya saya tidak melihat, saya tahu-tahunya ada suara ban pecah dan saya lihat keluar jalan, motor tabrakan dan para korban sudah terkapar di jalan,” ujar Ihkwan (37), warga Desa Binjai kepada BE, kemarin (19/6) malam.

Informasi terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa maut itu terjadi Rabu (20/6) sekitar pukul 23.00 WIB di jalan raya Desa Binjai Kecamatan Tetap. Kecelakaan yang berujung maut itu berawal saat sepeda motor Yamaha R15 warna merah tanpa Nopol yang dikendarai Satria (18), warga Desa Sukaraja Kecamatan Tetap, membonceng dua rekannya Nana Karisma (14) dan Roki (13), pelajar warga Desa Binjai, melaju melaju kencang dari arah Bintuhan menuju Kota Manna.



Namun sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), muncul kendaraan motor Honda Sonic dengan Nopol BD 2782 warna merah hitam yang dikendarai korban Irsan (18) warga Desa Binjai berboncengan dengan saudara Feri (23), warga Desa Kasuk Baru Kecamatan Tetap berlawanan arah atau melaju dari arah Kota Manna menuju Kota Bintuhan. Lantaran kondisi jalan gelap dan juga pengendara Yamaha bonceng tiga itu tidak memiliki lampu, kedua kendaran tidak bisa mengelak lagi dan terjadilah kecelakaan di lokasi tersebut.

Pengendara dan warga yang melintas kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada korban. Namun sayang kedua korban Satria dan Irsan dinyatakan tewas saat hendak dilarikan ke RSUD Kaur. Sementara itu korban Roki mengalami patah kaki kanan dan tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia saat dirawat di RSUD Kaur Kamis (20/6) pagi. Sedangkan korban Nana Karsima mengalami luka robek pada kaki kanan, dan Feri mengalami patah kaki kanan, patah tangan kanan, luka lecet pada wajah dan luka lecet pada tangan kanan dan kiri sehingga korban langsung dilarikan ke RSUD Kaur.

“Dari Lakalantas ini tiga korban meninggal dunia, dan 2 korban lagi masih dirawat di RSUD Kaur. Laka ini terjadi kedua kendaraan hilang kendali dan juga kondisi jalan gelap ditambah lagi satu pengendara motor Honda tidak memakai lampu,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat SIK melalui KBO Lantas Ipda Charles Efendi, kemarin (20/6).

Ditambahkan Charles, dari hasil keterangan saksi dan olah TKP pihaknya, korban yang meninggal itu saat sebelum kejadian itu karena mengalami remuk dibagian kepala akibat benturan benda keras. Hal ini dikarenakan pada pengendara saat kejadian tidak menggunakan hlem. Untuk motor kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dimankan oleh unit Laka Lantas guna penyelidikan lebih lanjut. Namun pihaknya belum bisa memastikan siapa yang salah dalam kecelakaan maut ini.

“Kendaraan korban sudah kita amankan, nanti saksi dan dua orang pengendara itu akan kita periksa. Tapi yang jelas kecelakaan ini akibat pengendara kurang hati-hati dan terlalu kencang. Kita selalu ingatkan untuk lebih waspada saat mengendarai sepeda motor, dan usahakan gunakan helm,” jelasnya. (618)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*