Momentum Tingkatkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi

Doni/BE
KALUNGKAN: Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan SP mengalungkan karangan bunga kepada Gubernur Bengkulu yang diwakili Penjabat Sekdaprov Drs Hamka Sabri MSi saat memasuki gedung DPRD Kepahiang

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Memasuki usia 16 tahun Kabupaten Kepahiang jadi cambukan semangat bagi semua pihak agar dapat mewujudkan kemajuan di semua sektor hingga sepenuhnya maju mandiri sejahtera. Komitmen tersebut ditegaskan jajaran wakil rakyat dalam sidang Paripurna istimewa dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-16 Kabupaten Kepahiang Selasa (7/1) di ruang sidang utama DPRD Kepahiang pukul 08.15 Wib yang dihadiri Pj Sekdaprov Bengkulu Hamka Sabri MSi, jajaran perjabatn FKPD Provinsi Bengkulu seperti Kapolda Bengkulu, Danlanal, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Wabup Empat Lawang, Waka 1 DPRD RL, mewakili Bupati Seluma, Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU, Wakil Bupati Kepahiang Neti Herawati SSos.

Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan SP menegaskan tema hut tahun 2020 “Kita Tingkatkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi” tema ini hendaknya menginspirasi semua pihak untuk bekerjasama dan sama bekerja dalam rangka meraih kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat sehingga Kabupaten Kepahiang menjadi terdepan di Provinsi Bengkulu.

“Pembangunan merupakan proses multidimensi harus menyentuhkan dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat. Maka semua pembangunan daerah kita di Kabupaten Kepahiang, haruslah dikawal dengan landasan yuridis-operasional serta pendekatan holistik,” tegas Windra.

Politisi Partai Nasdem ini juga menyampaikan pantun dalam pembukaan sidang sakigus mempromosikan pembangunan keseluruh tamu undangan didalam rapat. Pantunnya berbunyi “Pergi Berjalan ke Kota Agung Singgah Sebentar Minum Kopi Kepahiang Sudah Punya Masjid Agung Tempat Berfoto Ada Tugu Kopi” ungkapkan pantu Ketua DPRD seolah menggambarkan kemajuan Kabupaten Kepahiang empat tahun terakhir.

Pantun tersebut mendapatkan reaksi tepuk tangan dan tawa dari seluruh orang yang ada didalam ruang paripurna DPRD. “Pembangunan dan kesimbungan antar sektor, saling berkoordinasi dengan baik harus selalu terjaga,” ucap Windra. Hadir pula diparpurna Dandim 0409 RL, Kasdim Mayor Inf Sapto Ari Prabowo, Danlanal Bengkulu Letkol Laut Yustus Nasarius Rossi, Kajari Kepahiang H Lalu Syaifudin SH MH (segenap jajaran kepala seksi), Ketua Pengadilan Kepahiang Dr Rimdan SH MH, Kapolres Kepahiang AKBP Suparman SIk MAP, Sekdakab Kepahiang Zamzami Zubir SE MM, Waka 1 DPRD Kepahiang Andrian Defandra SE MSi, Waka 2 H Thobari Mual SH segenap anggota DPRD Kepahiang dan kesekretariat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kepahiang dan vertikal, KPU, Bawaslu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang Efie Hidayat, para presideum, Kades, Kepala Sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama tokoh pemuda, BUMN dan BUMD. Penyambutan tamu secara adat sekapur sirih. Terpantau juga hadir Bupati Kabupaten RL A Hijazi dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Zainal.

Sementara, Bupati Hidayattullah Sjahid mengucapkan terimakasih kepada para presidium pemekaran Kepahiang dan mengajak semua hadirin untuk mendoakan presideum yang telah mendahului, seperti Alm Zainuri Mayang, Alm Saleh Kerikam dan Alm Kemas Ali Majid. “Kita sangat menghargai jasa pahlawan, sebagai wujudnya kita mulai bangun taman makam pahlawan,” ujar Dayat.

Mewakili Gubernur Bengkulu, Sekdaprov Hamka Sabri menyampaikan apresiasi atas penyambutan adat yang dilakukan. Beliau merasa bangga dan tersanjung dapat disambut sekapur sirih. Ia mengajak untuk terus melestarikan warisan budaya. “Filosofi daun sirih sangat luas, satu rasa dalam satu daun. Begitu pula kita menjalani roda pemerintahan, banyak rasanya. Untuk diketahui indeks pembangunan bidang kebudayaan Provinsi Bengkulu berhasil menempatkan kebudayaan provinsi bengkulu pada peringkat 4 nasional,” ujar Hamka. (320)