Mobil Tangki Air Sedot 1 Ton BBM

Mobil Tangki BMM saat diamankan di Polda Bengkulu (3) BBM yang ditimbun pelaku di gudang rumah (2)BENGKULU, BE – Penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi. Kemarin (12/7), 1 unit truk tangki air berhasil ditangkap. Truk bernomor polisi BD 8208 AU warna kuning itu mengangkut 1 ton solar dari SPBU Air Sebakul Kota Bengkulu tanpa dokumen.
Sopir truk Su (55) bersama rekannya, Go (52) warga Jalan RE Martadinata Simpang Bumi Ayu  Muara Dua Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu ikut diamankan. Begitu juga dengan karyawan SPBU Air Sebakul berinisial In.
Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Drs. SM. Mahendra Jaya melalui Kanit II Tipiter Kompol Yuldi Kurniawan, ST mengungkapkan truk tersebut memuat 1 ton solar dengan memodifikasi alias menambah tangki bahan bakarnya menjadi 3 unit. Mulai dari bawah hingga bagian samping mobil dan menyisakan tempat duduk sopir di bagian depan.
Dijelaskannya awal penangkapan mobil tangki tersebut bermula dari adanya informasi masyarakat. Polisi melakukan pengintaian, lalu membuntuti laju kendaraan yang diketahui berangkat dari Kampung Melayu itu. Setelah lokasi pengisian di SPBU Air Sebakul Kota Bengkulu sekitar pukul 12.00 WIB, polisi langsung menghentikan laju mobil tersebut dan dilakukan pemeriksaan dokumen. Ketika itu sopir tak dapat menunjukkan dokumen lengkap soal BBM tersebut. “UBerapa banyak solar yang dikuras di SPBU belum diketahui. Nanti akan diperiksa dulu oleh petugas badan meterologi. Tapi yang jelas, minyak solar dimasukkan ke tangki yang sudah dimodifikasi, disedotnya dari beberapa SPBU di Bengkulu,” terangnya.
Su, yang sehari bekerja sebagai pengisi air kapal di Pulau Baai ini, mengaku menimbun BBM itu belum lama ini. Juga minyak tersebut dia pergunakan untuk diri sendiri. Dalam sekali pengisian bisa menghasilkan 1 ton solar bersubsidi. “Saya beli di beberapa SPBU di Bengkulu ini saja. Ini saya gunakan untuk saya sendiri,” sebutnya.
Demikan juga yang diungkapkan Go yang merupakan kernet mengaku tidak tahu persis tentang penimbunan BBM yang dilakukan Su. “Saya tidak tahu kalau dia ini menimbun minyak. Saya di sini bantu saja kalau diminta tolong dia,” ungkapnya.
Tidak hanya dua orang pelaku yang digelandang, tetapi karyawan SPBU Air Sebakul, In juga turut diamankan. “Karyawan SPBU juga kita amankan untuk dimintai keterangan keterlibatan minyak yang dilakukan pelaku,” ungkap Yuldi.
Polisi tidak hanya mengamankan mobil tangki, tetapi polisi juga melakukan penggeledahan di rumah Su di Kampung Melayu. Saat melakukan penggeledahan istri pelaku Rs (53) histris dan teriak melihat polisi mengamankan suaminya itu. Bahakan ia sempat sujud untuk meminta polisi tidak membawa suaminya.
“Saya tidak terima kalau suami saya ditahan. Karena setahu saya bapak itu hanya bekerja ngisi air di kapal,” kata istri pelaku sambi berteriak teriak.
Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi mengamankan mobil Panther warna silver dengan Nopol BD 1214 CQ beserta drum, tedmon dan beberapa jerigen yang digunakan pelaku untuk menimbun BBM.(618)