Mobil Rush Tabrak Rumah Warga, Begini Kondisinya…

Ist/BE Tampak mobil Toyota Rush yang menambrak rumah warga di Desa Taba Tembilang Kecamatan Kota Arga Makmur, Jumat (29/9).
Ist/BE Tampak mobil Toyota Rush yang menambrak rumah warga di Desa Taba Tembilang Kecamatan Kota Arga Makmur, Jumat (29/9).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Mobil Toyota Rush warna silver Nomor Polisi (Nopol) BD 1686 LG, yang dikemudikan Ramdani (27) bersama sang istri warga Desa Gunung Alam Kecamatan Kota Arga Makmur menabrak rumah milik Zainudin (58) warga dusun 4 Desa Taba Tembilang Kecamatan Kota Arga Makmur. Akibatnya, tiang rumah bagian depan hingga pintu dan ruang tamu rusak berantakan. Kejadian ini, diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.30 Wib, Jumat pagi (29/9).

”Memang benar ada laka tunggal tadi pagi melibatkan mobil Toyota Rush menabrak salah satu rumah warga di Desa Taba Tembilang,” ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Kasat Lantas, AKP Hendriyanto P Hutasoit SH SIK kepada Bengkulu Ekspress, Jumat (29/9).

Kronologis kejadian berdasarkan data terhimpun, Ramdani bersama sang istri pulang dari mengantarkan temannya di Kecamatan Padang Jaya, yang bersama-sama dari Kabupaten Mukomuko. Namun Ramdani yang diduga dalam keadaan mengantuk tetap memaksa mengemudi kendaraan agar cepat tiba di rumah. Akibatnya, ketika melintas di jalan Desa Taba Tembilang, korban hilang kendali dan mobil yang melaju dalam kecepatan sedang keluar jalur hingga menabrak sebuah rumah milik Zainudin dan keluarga yang masih terlelap tidur.

”Pengemudi diduga mengantuk, karena mengemudi dari Mukomuko. Lantaran tetap memaksakan diri dengan maksud agar cepat tiba dirumah, sehingga peristiwa laka itu terjadi,” ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, mobil Rush mengalami rusak parah bagian depan. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Hanya saja pemilik rumah, Zainudin mengalami luka dibagian kaki kiri dan sempat dirujuk ke RSUD Arga Makmur. Sedangkan, kerugian materil ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.

Terpisah Camat Kota Arga Makmur, Sri Dasa Utama melalui Kasi Trantib, Firdaus menyampaikan jika kedua belah pihak akan memilih jalan damai dalam menyelesaikan kasus itu.

”Nanti malam akan ada musyawarah untuk menyelesaikan peristiwa ini. Kita belum tahu bagaimana nanti kesepakatan yang diinginkan dari kedua belah pihak,” pungkasnya. (jul)