Mobil dan Motor Dinas Rusak Juga Ikut Dikumpulkan

Salah satu kendaraan dinas yang rusak ikut di kumpulkan.

TAIS, bengkuluekspress.com – Tujuh belas tahun Kabupaten Seluma berdiri, belum pernah meraih predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi Bupati Seluma, Erwin Oktavian SE. Pasalnya, seluruh kendaraan dinas yang mengalami kerusakan dan motor yang rusak pun ikut dikumpulkan yang tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk juga dengan aset-aset tanah yang menjadi milik Pemda Seluma, diinventarisir kembali.

“Jangan sampai aset selalu menjadi penghalang WTP, jadi seluruh OPD harus bisa mewujudkan ini,” tegas Bupati Seluma.

Ditegaskan, dalam pendataan aset bergerak yang ada di OPD ini, akan disesuaikan dengan Kartu Inventaris Barang (KIB). Karena banyak beredar kabar, aset bergerak ini tidak lagi berada sesuai dengan KIB. Bahkan, saat ini sudah ada kendaraan dinas yang terparkir saja karena rusak dan tidak dipertangungjawabkan lagi oleh penggunanya.

“Jadi kita akan benahi ini. Semua aset yang ada akan kita data dan tempatkan sesuai dengan KIB,” kata Erwin.

Lanjut Erwin, selain aset bergerak ini disesuaikan dengan KIB. Dalam pendataan aset ini, juga dilakukan pencocokan surat-surat STNK dan BPKB. Sehingga selain keberadaannya yang jelas, semua aset bergerak tersebut cocok atau sesuai dengan dokumen yang ada.

“Semua aset akan kita tertibkan. Kita ingin semua tertib dan sesuai dengan dokumen yang ada,” tegas Erwin.

Bupati mengatakan jika saat pendataan aset bergerak ini rusak, maka akan diperbaiki. Setelah itu baru akan dikembalikan ke OPD yang bersangkutan sesuai dengan KIB. Sementara untuk aset tidak bergerak, juga dilakukan pendataan. Semua aset tidak bergerak tersebut akan ditelusuri, lokasi maupun dokumen kepemilikannya.

“Bukan aset bergerak saja. Yang kita tarik tapi aset tanah jika memang masih ada yang dikuasai oleh pejabat dan mantan pejabat, maka jelas akan kita ikut tarik termasuk juga aset tanah,” bebernya.

Data berhasil dihimpun BE, kendaraan rusak berat saat ini sudah ditarik dari tangan penggunanya. Baik itu mobil Kepala Dinas Transmigrasi dan mobil dinas di DKP yang terlibat kecelakaan. Hanya saja, kendaraan dinas milik Satpol PP jenis Inova warna hitam yang terlibat kecelakaan di Tumbuaan, belum terlihat di belakang rumah dinas Bupati Seluma. Sementara itu, rumah dinas pun juga akan ikut ditertibkan penempatannya. Sehingga tidak ada lagi kepala dinas yang tinggal di luar Seluma atau Tais ini.

“Kita menarik kendaraan dan pendataan Aset ini hanya untuk penertiban. Jika sudah terdata maka silakan pakai. Namun yang rusak jelas akan diperbaiki. Untuk yang belum mengembalikan silahkan kembalikan. Jangan sampai APH yang turun tangan,” pungkasnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*