Mobil Balon Wabup Diduga Dicuri

IST pencuri mobil

CURUP, bengkuluekspress.com- Aksi pencurian diduga dialami oleh Fatrolazi (46) warga Jalan Ahmad Marzuki Kelurahan Timbul Rejo Kecamatan Curup. Akibatkan kejadian tersebut Fatrol yang merupakan Balon Bupati untuk Pilkada 2020 tersebut harus kehilangan satu unit Mobil Toyota Fortuner miliknya.

Dugaan aksi pencurian yang dialmi Fatrol diduga terjadi pada Senin (20/4) dini hari, karena kejadian tersebut baru diketahui korban sekitar pukul 05.00 WIB, setelah salah satu kerabatnya bangun dan keluar rumah kemudian menghidupkan air. Saat itu kerabat korban tersebut melihat pintu garasi dan pagar sudah terbuka dan mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi BD 1266 KB milik korban tidak ada dilokasi.

Melihat kondisi tersebut, kemudian kerabat korban tersebut langsung menyampaikan kepada istri korban dan istri korban langsung membangunkan korban yang tengah tertidur. Saat terbangun korban melihat mobilnya sudah tidak ada lagi.

Diduga aksi pencurian yang dialami korban dilakukan oleh orang dalam yang sudah mengetahui seluk beluk rumah maupun kendaraan korban. Karena tidak ada kerusakan yang terjadi pada rumah korban, pelaku juga diduga telah mengetahui dimana korban selalu menyimpan kunci mobil tersebut. Kemudian untuk BPKB dan STNK mobil juga berada didalam mobil yang diduga dibawa pencuri.

Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polres Rejang Lebong dengan harapan petugas kepolisian bisa menangkap pelakunya.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dheny Budhiono SIK MH melalui Kasubag Humas, Iptu Jumipan Azhari SH MM membenarkan pihak Polres Rejang Lebong telah menerima laporan korban.
“Sekarang untuk kasus tersebut masih pendalaman dan dalam lidik oleh Sat Reskrim untuk pengungkapan dan pengejaran sudah diperintahkan langsung oleh Kapolres untuk dilidik agar kasus ini bisa diungkap,” terang Jumipan.

Atas kejadian tersebut Iptu Jumipan meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sehingga tidak menjadi korban pencurian. Salah satu yang bisa dilakukan masyarakat yaitu menmbah kunci ganda atau pengamanan baik dipintu pagar maupun pintu rumah.
“Peran serta masyarakat sangat kami harapkan dalam menjaga lingkungan demi keamanan dan kenyamanan kita bersama,” demikian Jumipan.(251)