Mitan Oplosan, Bakar Pasutri, Pondok dan Motor

RATU SAMBAN, BE- Naas dialami Petani, Dairam(60) dan suaminya Nurman (61), Warga Hibrida Ujung No 66 Rt 8. Tubuh kedua suami -istri berprofesi sebagai penjaga kebun ini terbakar. Keduanya disambar api seketika saat menyalakan lampu teplok kemarin. Diduga Minyak tanah (Mitan) dalam Lampu itu hasil oplosan. Sehingga saat lampu disundul dengan korek, seketika api langsung membesar dan membakar tubuh korban. Hingga 75% tubuh korban gosong terbakar. Kulitnya menghitam dan melepuh.

“Kami mengetahui ada api di pondokan korban saat pulang dari kebun sekitar Pukul 18.30 WIB kemarin. Saat didekati ada orang yang kebakar dan kami pun langsung berusaha mematikannya,”ujar saksi Yopi 23 dan Lupi (23), tetangga korban .

Saksi bersama warga lainnya langsung menyiramkan air ke tubuh korban, untuk memadamkan api. Namun justru yang terjadi api tubuh korban Dairam semakin membasar. Sedangkan suami korban Dairam, Nurman hanya pakaianĀ  dan celananya saja yang hangus. Api terus menyambar ke pondokan tempat tinggal korban. Berikutnya api pun ikut menghanguskan motor miliki pasangan suami istri itu.
Begitu api ditubuh korban padam, kedua korban langsung dilarikan ke RS Rafflesia. Karena lukanya parah, korban lalu dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu.(333)