Minta Lokasi Tol Dikaji Ulang

Karena Melewati Persawahan

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Rencana pembangunan jalan tol jalur Bengkulu-Lubuklinggau akan membuat area persawahan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) berkurang. Tepatnya di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung.

“Dari surat keterangan penetapan lokasi (Penlok) yang diteken gubernur, salah satu desa yang dilewati oleh jalur tol adalah Desa Sukarami. Disana ada banyak hamparan sawah produktif,” kata Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Distan Kabupaten Benteng, Hendra Putra Kelana SH, kemarin (21/8).

Padahal, hamparan sawah di Desa Sukarami merupakan salah satu area lumbung pangan penghasil padi di Benteng. “Selain sawah milik petani, ada juga jaringan irigasi yang telah dibangun oleh Dinas Pertanian Kabupaten Benteng. Pembangunan tol juga akan membuat jarongan irigasi terkena dampak,” tambah Hendra.



 

Untuk itu, Hendra berharap agar penetapan jalur tol bisa dikaji ulang. Sehingga, jalur tol tak mengenai lahan persawahan serta jaringan irigasi. Informasi yang diperoleh, sambungnya, area persawahan yang terkena dampak pembangunan jalan tol nantinya akan diganti sebanyak 2 kali lipat. Hanya saja, yang menjadi kendala saat ini adalah belum adanya kepastian lahan pengganti.

“Sebagaimana diketahui, lahan yang ada saat ini adalah lahan warga dan lahan milik Dinas Kehutanan. Pembebasan lahan tersebut juga tak segampang membalikkan telapak tangan. Melainkan perlu adanya pembebasan aset yang telah tercatat di pemerintah pusat,” terangnya.

Tak hanya itu, pengurangan lahan persawahan juga akan menimbulkan pengurangan bantuan dari pemerintah. “Jika lahan sawah berkurang, bantuan alsintan dan pupuk bersubsidi juga akan menurun,” tandasnya. (135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*