Minim Kapal Patroli

kapal patroli al
BENGKULU, BE – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang Brigjen TNI (Mar) Soedarmien Soedar, melaksanakan kunjungan kerja ke Lanal Bengkulu.   Kedatangannya di bandara Fatmawati  pukul 08.20 WIB kemarin disambut langsung oleh Danrem, Kapolda, dan Kajati Bengkulu, serta Rektor Unib dan juga para pejabat lainya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Danlantamal II Padang mengatakan, ini adalah kunjungan pertamanya di Bengkulu.  “Fasilitas di Lanal Bengkulu sangat kurang, karena pantainya terbentang 550 kilo yang terbentang dari selatan ke utara.   Ini sangat luas sekali wilayanya dan saya sampai heran, Lanal seluas ini, sedangkan Lantamal di atas bukit dan tidak seluas ini, di Bengkulu ini masih minimnya kapal patroli,” ungkapnya.

Ditambahkan, TNI AL mengembangkan 3 tugas pokok, pertama menyelenggarakan dukungan logistik dan adminstrasi bagi satuan operasional TNI AL, mengamankan perairan yang menjadi wilayah kerjanya serta melaksanakan proses hukum bagi para pelaku tindak kejahatan khususnya di laut.  Selain itu, TNI juga memiliki tugas membina potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan negara di laut dalam rangka membangun sistem pertahanan terpadu guna mendukung operasi laut di daerah-daerah.

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh anggota Lanal Bengkulu bahwa wilaya perairan Bengkulu sebagian merupakan area terdepan perairan barat Sumatera yang banyak memiliki kekayaan alam yang masih rawan terhadap kegiatan illegal fishing dan illegal logging serta pelanggaran lain berupa eskplorasi dan eksploitas sumberdaya alam,” tukasnya.

Akibat minimnya kapal patroli keamanan di laut telah mengakibatkan kerugian negara yang sangat besar.   ”Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain bagi Lanal Bengkulu, yakni menjaga perairan yang menjadi wilaya kerjanya, dengan mengedepankan hukum sebagai panglima.  Siapa pun yang melanggar harus ditindak dengan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Danlantamal II Padang ini. (cw5)