Minggu Depan, Tunjangan Sergur Cair

Foto : Plt Kepala Dinas Dikpora Benteng, Saidirman SE

Jam Mengajar Kurang, Dipotong

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Kabar gembira bagi para guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang telah tercatat sebagai penerima tunjangan sertifikasi guru (sergur). Pasalnya, tunjangan yang nominalnya sama seperti gaji pokok perbulan tersebut akan disalurkan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat akan disalurkan. Jika tak ada halangan, minggu depan sudah ditransfer ke rekening masing-masing guru,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Benteng, Saidirman SE MM.

Saat ini, kata Saidirman, pihaknya sedang melakukan perekapan atau verivikasi terhadap guru yang nantinya akan mendapatkan tunjangan sertifikasi sebelum akhirnya disampaikan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan surat perintah pencairan dana (SP2D) ke Bank Bengkulu.

“Setelah SP2D dikantongi, barulah Bank Bengkulu bisa menyalurkan dana sertifikasi disalurkan,” tambahnya.

Meski demikian, sambung Saidirman, pemberian tunjangan sertifikasi tak bisa dilakukan sesuka hati kepada setiap guru PNS. Melainkan kepada mereka yang telah memenuhi persyaratan, terutama dalam hal beban kerja. “Setiap guru yang tercatat sebagai penerima tunjangan sertifikasi memiliki beban kerja atau mengajar sebanyak 24 jam dalam 1 (satu) minggu,” tambahnya.

Berpedoman dengan aturan ini, Saidirman mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berjenjang. Dimulai dari pengawasan yang dilakukan oleh para pengawas sekolah hingga pengawasan langsung oleh setiap Kepala Sekolah (Kepsek) masing-masing.

Sesuai dengan ketentuan, lanjut Saidirman, pihaknya hanya memberikan dispensasi kepada setiap guru penerima tunjangan sertifikasi untuk tak hadir, izin ataupun cuti selama 3 (tiga) hari. “Tiga hari tak masuk, itu akan menjadi pertimbangan kami dalam menyalurkan dana seritikasi. Bahkan, tak menutup kemungkinan dana sertifikasi mereka untuk bulan itu tak akan disalurkan,” tegasnya.(135)