Minat Kerja ke Luar Negeri Cukup Tinggi

Foto : Ist

CURUP, Bengkulu Ekspress – Minat masyarakat Rejang Lebong untuk bekerja ke luar negeri cukup tinggi. Hal tersebut tersebut terlihat dari semakin meningkatkannya peminat atas program-program bekerja ke luar negeri yang ditawarkan oleh pemerintah. “Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat kita untuk bekerja ke luar negeri mengalami peningkatan,” terang Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rejang Lebong, Solahudin.

Dijelaskan Solahudin, adanya peningkatan peminat masyarakat Rejang Lebong untuk bekerja keluar negeri tersebut, terlihat dari selalu dibukanya program kerja ke luar negeri setiap tahunnya dan jumlah pendaftarnya juga mengalami peningkatan. Bukan hanya pada proses pendaftaran saja, menurut Solahudin saat ini sudah banyak masyarakat Rejang Lebong yang bekerja ke luar negeri seperti ke Jepang, Malaysia, Taiwan hingga ke Jerman.

“Meningkatnya minat bekerja ke luar negeri ini bisa jadi karena sudah banyak masyarakat kita yang bekerja di luar negeri dan bercerita kepada saudara mereka di Rejang Lebong sehingga membuat yang lainnya tertarik,” paparnya.

Kemudian untuk tahun 2019 ini sendiri, menurut Solahudian setidaknya ada 56 orang yang mendaftar untuk bekerja ke Jepang, hanya saja dari 56 orang tersebut hanya ada 15 orang yang dinyatakan lolos seleksi dan saat ini masih dalam tahap persiapan. Selain ada 15 orang yang akan diberangkatkan ke Jepang ada tujuh orang yang akan berangkat ke Malaysia dalam waktu dekat ini.

“Untuk program bekerja ke luar negeri ini, selain murni bekerja ada juga program kuliah sambil kerja atau ausbildung ke Jerman, dimana yang program ini sudah ada satu orang yang berangkat dan ada 25 orang lagi masih dalam proses pelatihan,” papar Solahudin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, masyarakat Rejang Lebong yang berangkat kerja ke luar negeri tersebut menandatangi kontrak selama tiga tahun, dengan besaran gaji yang mereka terima mulai dari jutaan hingga puluhan juta.”Bisa jadi juga karena gaji di luar negeri yang cukup besar tersebut membuat minat masyarakat kita semakin besar,” paparnya.

Masyarakat Rejang Lebong yang berangkat bekerja ke luar negeri tersebut masih tergolong muda, bahkan sebagian besar mereka adalah lulusan dari sekolah kejuruan. Sedangkan jenis pekerjaan yang mereka lakoni di luar negeri mulai dari industri, kontruksi, administrasi hingga perkebunan.

“Melihat tingginya animo masyarakat kita untuk bekerja ke luar negeri, kita berencana menyediakan pelatihan sendiri di Rejang Lebong, karena pelatihan yang ada selama ini ada di luar Rejang Lebong bahkan luar Bengkulu seperti ke Bandung Jawa Barat,” demikian Solahudin. (251)