Mesin Pemecah Batu Terbengkalai

Mesin Pemecah Batu (1)

Kondisi puluhan mesin pemecah batu dikawasan Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Kari kondisinya tinggal kerangka tidak terlihat mesinya lagi

TEBAT KARAI, Bengkulu Ekspress – Puluhan mesin pemecah batu milik di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai tak terurus. Bahkan mesin yang dibeli dimasa bupati Bando Amin C Kader tinggal kerangka tanpa ada mesinnya dibiarkan tak terurus dan tak berfungsi.

Pengamatan dilapangan, kerangka mesin pemecah batu berjumlah 30 unit tanpa ada satupun yang memiliki kelengkap lainnya. Alat tersebut dibiarkan tak terurus dengan kondisi sudah dipenuhi debu berada dibangunan milik pemerintahan tanpa ada pengurusnya.

Menurut Sudin (40) seorang warga yang menunggu bangunan disekitar lokasi penumpukan batu gunung milik mantan pejabat Kepahiang tak jauh dari keberadaan mesin pemecah batu. Jika puluhan kerangka mesin pemecah batu tersebut milik Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Kabupaten Kepahiang, tetapi tidak ada perawatan sejak beberapa tahun.



“Kemaren itu ada yang melihat kondisi barang, sepertinya pejabat tetapi lihat-lihat aja. Sempat tanya-tanya juga, mengenai lahan disini,” ucap Sudin.

Ia mengatakan barang dan bangunan dikawasan Peraduan Air tersebut merupakan aset pemerintah tetapi lahannya milik pribadi warga. “Lahannya pinjam pakai, sudah habis juga waktunya. Tetapi tidak tahu kejalasannya saat ini bagiamana,” tuturnya.

Di lokasi sendiri sudah ada tambang batu gunung milik pribadi mantan pejabat tinggi Kabupaten Kepahiang, walaupun ada barang dan bangunan milik pemerintah lahan sepenuhinya dikuasai secara pribadi. Sehingga tidak ada bagi hasil kepada pemerintah meskipun setiap hari mengluarkan batu dari kawasan perkebunan tersebut.

“Saya kerja sebagai pengelola disini, tambang batu sudah memiliki izin resmi,” tegas Sudin.

Belum ada keterangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran Pemkab lainnya terkait dengan aset terbengkalai. Padahal disinyalir barang-barang tersebut dibeli melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepahiang. (320)