Merampok, Dua Remaja Dibekuk

KOTA BINTUHAN, BE – Dua orang anak dibawah umur dari Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur berinisial ER (17), warga Desa Tinggi Ari dan rekannya BY (16), warga Desa Tanjung Bungin diringkus polisi, setelah sebelumnya melakukan perampokan di Desa Jangkung Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur.

Aksi keduanya itu dilakukan di toko manisan milik Azuaria (36), warga Desa Jangkung, sekitar pukul 9.00 WIB, kemarin. Sebelum beraksi, ER dan BY datang ke toko korban menggunakan sepeda motor. Mereka lalu berpura-pura membeli rokok. Usai membeli rokok, keduanya tidak langsung pergi melainkan duduk di depan toko. Tidak lama kemudian, ER masuk lagi ke toko dan berpura-pura menumpang mengecas handphone. Ternyata permintaan pelaku itu diizinkan oleh korban.

Karena melihat lokasi rumah dan kondisi sekitarnya sepi, 2 pelaku langsung menjalankan aksinya. BY membekap mulut korban sambil menggunakan pisau. Sedangkan ER berencana ingin mengambil uang di dalam laci warung korban.

Saat dibekap, ternyata korban berhasil menggigit tangan pelaku, sehingga pelaku mengalami kesakitan. Selanjutnya korban langsung berteriak kencang. Mendengar korban berteriak, kedua pelaku ketakutan. Mereka langsung kabur meninggalkan lokasi menuju arah Kecamatan Maje. Saking takutnya, kedua pelaku meninggalkan HP yang sedang dicas dan menjatuhkan pisau dapur di dekat rumah korban.

Sementara itu, mendengar teriakan korban, warga sekitar berhamburan mengejar pelaku. Sebagian mengejar menggunakan sepeda motor dan sebagian lagi mengubungi pihak kepolisian.

Menerima informasi perampokan, pihak kepolisian dari Polres Kaur langsung menggelar razia setiap kendaraan yang melintas di jalan raya di Kabupaten Kaur. Baik dari arah Padang Guci menuju Kota Bintuhan maupun dari arah Lampung menuju Kota Bintuhan.

Setelah sekitar 1 jam menggelar razia, polisi akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku di lokasi yang berbeda. Er ditangkap di Sungai Muara Sambat Kecamatan Maje, saat dia ingin menyeberang sungai. Polisi curiga dengan Er karena saat menyeberang itu dia masih menggunakan helm.

Sedangkan BY berhasil ditangkap di Simpang Tikungan Masjid Quba Desa Air Long. BY terjatuh dari sepeda motor Matic yang dikendarainya setelah dikejar pihak kepolisian. Keduanya saat ini sudah diamankan di Mapolres Kaur bersama barang bukti pisau, motor dan HP.

Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Lumban Raja membenarkan kejadian tersebut. Lumban mengaku pihaknya tengah melakukan pengembangan soal aksi perampokan tersebut. Walapun terkesan amatiran dan masih dibawa umur, namun pelaku diduga memiliki jaringan.

Sementara itu, Budi (40), suami korban, saat dikonfirmasi mengaku jika saat kejadian menimpah istrinya itu, ia tengah pergi menyervis mesin cuci tidak jauh dari rumahnya. Setelah mendengar kabar istrinya telah ditodong oleh perampok, ia langsung pulang ke rumah. Ia bersyukur, karena istrinya selamat dan harta benda mereka tidak ada yang hilang. “Alhamdulillah kami selamat semuanya. Untuk sementra tidak ada kerugian, namun istri saya masih trauma dengan kejadian tersebut,” jelasnya.(823)