Meraih Prestasi Game Via Amnesia Squad


BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Amnesia squad merupakan sebuah wadah para gamer yang ada di Bengkulu. Komunitas yang didirikan oleh 6 orang  pecinta gamer ini fokus pada pelatihan hingga menguasai teknik bermain game mobile legend, PUBG, dan Free Fire Garena. Melalui Amnesia  Squad ini anggotanya sudah banyak berhasil menorehkan prestasi menjadi juara pada berbagai lomba game.

”Melalui Amnesia Squad ini kita sudah banyak mendapatkan prestasi pada setiap perlombaan game,” ujar Leadear Amnesia Squad Riski kepada BE saat mewawancarainya di kosannya di kawasan Pagar Dewa, Selasa (17/9).

Prestasi yang telah dicapai oleh Squad Amnesia yaitu, juara 1 lomba game yang diadakan Telkomsel pada 2018, Juara 2 lomba game dailycious  Cafe 2018, juara 2 game yang diadakan Simarkul 2019, Juara 1 lomba game di Unihaz 2018 dan Juara 2 tahun 2019, juara 2 dan kill terbanyak  di game yang digelar Indomaret kilometer 6,5, Juara 1 di lomba game Konakito 2019, juara 1 game di Indihome 2019, dan masih banyak lagi.  Total prestasi yang sudah berhasil diraih mencapai 16 medali dikategori game mobile PUBG.

Dalam setiap lomba Amnesia Squad mengirimkan anggotanya sesuai dengan keahlian game yang dikuasai masing-masing.. Biasanya pada satu  perlombaan Amnesia Squad mengirim utusan sebanyak 2 squad (kelompok). Satu kelompok terdiri dari 5 sampai 8 orang. Pada setiap lomba  biasanya pemenang ditetapkan berdasarkan kelompok yang paling cepat memasuki final. Seperti lomba Sirmakul yang dilaksanakan Unihaz  pada 2019 ini, lombanya berupa game PUBG. Dalam lomba ini Amnesia Squad mengirimkan 5 orang anggotanya dan menjadi yang tercepat
nomor 2. Pada lomba ini mereka berhasil meraih juara 2, mendapatkan hadiah piala dan uang pembinaan Rp 1 juta.

Di Amnesia Squad ini banyak game yang ditekuni. Dibagi dalam beberapa devisi. Yaitu, PUBG, Mobile Legend,dan Free Fire Garena. PUBG divisi yang pertama kali dibuat dan menjadi pamungkas dalam squad amnesia ini, karena sudah mengikuti banyak event dan menjuarainya.

Devisi Free fire juga tidak kalah dengan PUBG. Juga sudah banyak mengikuti event dan meraih juara. Juara 1 yang diadakan Garena,Juara 2 Rafflesia E-sport,Juara 1 online SFI Esport.dan untuk divisi mobile legend belum ada prestasi yang dibanggakan karena masih baru dibentuk tapi akan tetap kami kembangkan menjadi lebih baik lagi .Untuk mobile legend devisi baru dibentuk anggotanya masih sekitar 8 orang. Devisi ini belum mengikuti lomba. Anggotanya masih harus memperbanyak latihan.

”Sekarang Amnesia Squad saat ini bekerja sama dengan Nick Coffe yang menjadi sponsor utama dan menjadi basecamp Squad Amnesia sampai sekarang. Terletak di Jalan Ciliwung bawahNo.33, RW. 01, Lempuing, Kec.Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Amnesia Squad didirikan pada 29 November 2018. Pencetus atau pendiri dari Squad Amnesia ini ada 6 orang, yaitu Riski, Agung, Frengky, Rizki Sumetro, Mamad, dan Herly.”Kami menamai komunitas gamer ini Squad Amnesia ini ada cerita lucu yang melatarbelakanginya. Karena kami tidak teringat dengan nama squad yang sudah dibuat sebelumnya. Dulu hanya sekedar membuat tim dan tidak teroganisir dengan baik hingga akhirnya tercetuslah nama
Amnesia Squad ini,” jelas Riski Leader Amnesia Squad.

Riski menjelaskan, tujuan dibentuknya Amnesia Squad ini bukan hanya untuk menyalurkan hobi, melainkan untuk mencari keluarga baru dan memperluas pertemanan, memajukan E-Sport yang ada di Bengkulu sampai ke nasional bahkan go international. Karena, sejauh ini belum ada pencapaian seperti itu.”Untuk itu, kami terus berjuang untuk membangun dan mengharumkan Amnesia Squad di kanca nasional maupun internasional, ” ujar Riski lagi.

Untuk mencapai tujuan itu Amnesia Squad mengelola komunitasnya layaknya organisasi profesional. Mereka rutin berlatih bermain game sampai bisa menang. Bahkan latihan bisa dilakukan setiap hari. Latihan biasanya dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Latihan ini selain untuk meningkatkan kemampuan bermain setiap anggota, juga untuk menumbuhkan kekompakan antar sesama anggota Amnesia Squad.

”Latihan bersama menumbuhkan satu rasa sama rasa dan tidak mementingkan ego masing-masing. Itu kunci agar squad amnesia ini bisa terus ada sampai sekarang dan bisa menjuarai berbagai event sebagai finalis juara satu dan dua, dan sekarang Amnesia Squad sudah banyak menambah pasukan,” ujar Riski

Anggota yang tergabung di Amnesia Squad ini sekarang mencapai 87 orang. Mereka bukan hanya di Kota Bengkulu saja melainkan ada juga dari luar daerah. Mereka berdomisili di Pekanbaru, Manna, Curup, hingga Yogyakarta.”Kami tidak membatasi siapa saja untuk bergabung ke Squad Amnesia ini,” tukas Rizki lagi.

Syarat dan ketentuan untuk bergabung di Amnesia Squad itu simpel sekali dan tidak muluk-muluk. Pertama harus hobi game mobile PUBG. Berikutnya, mempunyai Loyalitas tinggi terhadap Squad ini, dan mempunyai jiwa yang bukan hanya ngengame terus setiap hari melainkan mempunyai visi dan tujuan yang sama agar bisa memajukan E-sport yang ada di bengkulu.

“Untuk yang tergabung dalam squad ini, bukan hanya main game tiap hari menatap handphone, melainkan kita didalam squad ini menjadi sebuah keluarga. Kalau misalnya ada masalah apapun tidak mengapa untuk dicurahkan di dalam squad ini dan kita carikan solusi bersama. Amnesia Squad juga menjadi tempat berbagi rasa kekeluargaan yang cukup kuat bukan hanya sebatas teman, ” ujar Riski

Squad Amnesia ini juga memiliki rasa sosial yang tinggi ,karena ada schedule tiap satu bulan itu ada dua kali kegiatan bakti sosial, misalnya memberikan anak yatim makanan, mengadakan pengajian, dan pengadaan kegiatan keagamaan yang bertujuan membangun jiwa dan raga menjadi lebih kuat lagi bukan hanya sisi bermain game itu saja. (Mg 2)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*