Menuju Jum’at Sehat Walikota Naik Sepeda, Ketua TP PKK Jalan Kaki

BENGKULU, BE – Tak seperti hari biasanya, walikota yang biasa menggunakan mobil dinas menuju kantor, kemarin (20/4) sesuai dengan komitmennya untuk memberikan contoh kepada para PNS di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, walikota menggunakan sepeda menuju kantornya. Sementara Ketua TP PKK Kota Ny Armelly Kanedi memilih berjalan kaki menuju Kantor Walikota. “Sesuai dengan imbauan saya kepada seluruh PNS Kota Bengkulu agar tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak pada setiap hari Jumat, pagi ini (kemarin, red) saya tidak menggunakan mobil dinas saya. Saya lebih memilih bersepeda,” ujar Walikota H Ahmad Kanedi saat keluar dari gerbang Balai Kota didampingi istrinya Ny Armelly Kanedi berjalan kaki. Walikota yang menggunakan sepeda itu menuju kantor melewati Jalan Mahoni, lalu depan Dinas Pendidikan Kota hingga melintasi depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi yang kemudian menuju halaman kantor walikota.

“Ini bukan kebijakan tetapi imbauan, dan imbauan ini sifatnya tidak wajib, dan tidak akan diberlakukan kewajiban harus memakai sepeda, hanya saja sebagai langkah untuk menghemat BBM dan bebas polusi udara, PNS Pemda Kota Bengkulu khusus hari Jumat lebih difokuskan sebagai hari untuk berolahraga, tanpa melepaskan kewajiban dinasnya,” jelas Kanedi sembari menjelaskan agar para PNS Kota dapat memanfaatkan kendaraan Angkot secara bersamaan jika rumah PNS tersebut jauh dari kantor. Menurut Kanedi, PNS kota yang bertempat tinggal dekat dari kantor bisa berjalan kaki atau menggunakan sepeda, sedangkan yang lokasinya jauh dapat menggunakan Angkot. “Jika satu orang saja bisa menghemat pemakaian satu liter BBM dalam satu hari, bisa kita hitung berapa liter penghematan pemakaian BBM dalam satu hari jika dikalikan minimal setengah dari jumlah PNS Kota Bengkulu, bisa kita bayangkan berapa banyak penghematan BBM dalam satu hari itu,” terangnya. Sesampai di kantor walikota juga melihat bahwa sebagian besar PNS Setda Kota Bengkulu ada yang menggunakan sepeda dan kendaraan umum, hal ini dibuktikan dengan berkurangnya kendaraan yang parkir di halaman kantor. “Memang masih ada PNS yang masih menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak namun dapat dimaklumi karena ada beberapa tugas yang memang harus menggunakan kendaraan,” ujar Kanedi.
Ia menyampaikan, dengan menggunakan kendaraan tanpa bahan bakar minyak menuju kantor pada setiap hari Jumat, selain dapat menghemat pemakain BBM, juga mengurangi polusi udara. “Kita juga ikut membantu menghidupkan sendi- sendi perekonomian rakyat kecil seperti sopir Angkot, tukang ojek, penarik becak dan sebagainya,” ujar walikota saat apel pagi.

Kedepannya, walikota juga berharap imbauan ini tetap konsisten dilanjutkan dan setiap PNS dapat menularkan kebiasaan hemat BBM ini kepada masyarakat lainnya sehingga penghematan BBM ini akan menjadi kebiasan perilaku yang melekat pada setiap masyarakat Kota Bengkulu, kita dapat memulai dari hal- hal kecil dan dapat dilakukan seperti tidak berkendaran ketika menuju warung atau supermarket jika jaraknya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Selepas apel, walikota dan seluruh PNS Setda Kota Bengkulu mengikuti senam pagi yang diikuti oleh Sekretaris Daerah, asisten I, seluruh pejabat Kota Bengkulu, staf ahli, Ketua TP PKK, Ketua GOW. Selesai senam, PNS menikmati bubur kacang hijau dan es cendol bersama- sama. (400/hms/bis)