Menjawab Harapan Fans

imagesBanyak kalangan memprediksi, Valentino Rossi, akan kembali merajai ajang balap MotoGP sekembalinya ke tim Yamaha pada musim ini.

Lalu bagaimana tanggapannya? Pembalap Italia memilih untuk  tak sesumbar dan bersikap kalem. The Doctor masih belum yakin bisa tampil kompetitif seperti sebelum dia hijrah ke Ducati.

Juara dunia tujuh kali itu mengaku, masih harus melakukan penyesuaian dengan motor baru dari Yamaha. Makanya, legenda kelahiran Tavullia ini ogah berjanji muluk-muluk kepada para fans setianya. Yang bisa dilakukan saat ini hanyalah berusaha mendapatkan hasil terbaik di setiap seri balapan.

“Saya optimis bisa seperti dulu lagi. Tampil kompetitif hingga meraih kemenangan di awal balapan,” kata Rossi seperti dikutip dari LaGazzettadelloSport, kemarin.

Rossi ingin berfikir secara realistis. Sebab, pembalap handal lainnya tidak akan tinggal diam memperebutkan gelar juara dunia hingga akhir musim.

“Mereka akan terus memberikan persaingan ketat. Seperti rekan setim saya, Jorge Lorenzo dan Joki Honda, Dani Pedrosa. Mereka bukan pembalap yang mudah ditaklukkan.”

Apalagi, menaklukkan dua pembalap berbakat itu harus dilakukan berkali-kali untuk bisa mengumpulkan poin penuh. Meski begitu, The Doctor optimis bisa memetik angka penuh di beberapa seri awal, yang akan menjadi tolok ukur.
“Sejak 2010 target pribadi saya tentu menang. Kalaupun tidak berhasil tapi selalu finis di podium tiap akhir pekan, maka hasil itu sudah lumayan buat saya. Akan tetapi, kemenangan di podium teratas akan tetap menjadi tolok ukur.”

Dua musim belakangan, reputasi pria yang akan menginjak usia 34 tahun itu diguncang hasil-hasil buruk bersama Ducati. Rider yang kerap disapa VR46 itu mengakui liarnya Ducati, dan teramat sulit dijinakkan. Musim ini, Ducati bekerja sama dengan Audi dan akan ditunggangi dua rider berpengalaman, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso.(**)