Mengunjungi Pusat Makanan Lemang Khas Kota Bengkulu di Sungai Rupat

FOTO DIAN/BE РHendriyani (50), penjual lemang makanan khas Kota Bengkulu di kawasan Jalan Sungai Rupat, Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu. 

BENGULU, bengkuluekspress.com – Kota Bengkulu memiliki beranekaragam kuliner makanan baik makanan ringan maupun makanan berat. Selain itu juga memiliki bermacam-macam aneka makanan khas, seperti lemang.

Bagi anda yang sedang berjalan-jalan di Kota Bengkulu jangan lupa mencicipi makanan khas yang satu ini. Anda bisa langsung membelinya di Jalan Sungai Rupat, tepatnya dekat SDN 79 depan Roopat Regency.

Lemang merupakan makanan tradisional yang dibuat dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu dengan dibungkus oleh daun pisang yang dicampur dengan air santan, garam secukupnya, kemiri secukupnya, dan kemudian dibakar selama 2 jam lebih. Selain itu, lemang juga cocok dimakan bersamaan dengan tape, sehingga menambah citra rasa lemang yang sangat lezat.

“Lemang inikan makanan tradisonal, biasanya orang banyak membelinya ketika momen hari raya Idul Fitri, acara nikahan, acara syukuran, apa lagi bagi masyarakat yang asli orang Bengkulu pasti selalu menyajikan makanan lemang ini,”ujar Hendriyani (50), salah satu penjual lemang di Jalan Sungai Rupat, saat ditemui BE, Selasa (11/02).

Hendriyani sudah berjualan lemang selama 10 tahun, dan ia berjualan sejak pagi sekitar jam 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Harga lemang yang dijual nya Rp. 5 ribu satu ruas bambu. Selain itu, ia juga menjual air tape dengan harga Rp. 15 ribu satu botol mineral ukuran sedang, dan Rp 5 ribu ukuran gelas.

“Saya juga menerima pesanan orderan baik itu lemang maupun tape, dan Alahamdulillah penghasilan yang didapat lumayan dan cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari saya dan juga keluarga tentunya,” terang Hendriyani.

Cara memasak lemang ini masih sederhana atau bisa dibilang masih sangat tradisional, karena lemang dimasak dengan menggunakan seruas bambu. Sebelumnya beras ketan dicuci terlebih dahulu lalu ditiriskan, setelah buatlah perasan santan kelapa yang dicampur dengan garam dan kemiri secukupnya, baru masukkan beras ketan tersebut kedalam seruas bambu yang sudah disediakan dan ditambah dengan air santan kelapa secukupnya, kemudian dibakar sekitar 2 jam setelah itu lemang diangkat dan siap disajikan.

Sedangkan untuk membuat tape, langkah awal cuci beras ketan itam, lalu rebus beras ketan tersebut kemudian ditiriskan, setelah dingin baru ditaburi dengan taburan ragi yang sudah dihaluskan dan taburan ragi tersebut harus merata ke tapenya, langkah terakhir masukkan tape ke baskon besar dan tutup bagian atas baskon dengan daun pisang singga rapat selama 2 hari, setelah itu tape siap disajikan. Air tape memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, orang banyak mengomsumsinya untuk obat masuk angin, pegal-pegal, melancarkan datang bulan bagi kaum wanita, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. (MG3)