Menguak Misteri dan Keunikan Candi Borobudur


Candi Borobudur menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan Indonesia. Tak hanya karena sejarahnya saja, namun karena Borobudur juga termasuk kedalam salah satu keajaiban dunia.

 

Sejarah Candi Borobudur

Indonesia memang bisa dikatakan negara yang kaya. Kekayaan negara tercinta kita ini beragam. Mulai dari kekayaan alam dengan segala sumber daya alamnya, kekayaan tradisi dan budaya, bahasa, kuliner termasuk juga pada kekayaan tempat wisatanya. Bisa dikatakan semua jenis destinasi wisata ada di Indonesia. Ada wisata sejarah, wisata belanja, wisata hiburan, wisata edukasi, wisata kuliner dan juga wisata alam. Berbicara mengenai wisata sejarah tentu sangat menarik untuk dikulik.

Masyarakat Indonesia memang sudah mengikuti kemajuan dan perkembangan zaman, namun tetap saja belum bisa terlepas dari sejarah dan mitos. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya tempat–tempat wisata yang masih kental dengan mitos maupun sejarahnya. Salah satunya yaitu Candi Borobudur. Menyebut kata Borobudur tentu sudah tak asing lagi. Karena candi yang satu ini memang sudah sangat populer.

Tak hanya terkenal di kalangan wisatawan domestik saja, bahkan Borobudur juga sudah populer di seantero dunia. Borobudur merupakan candi yang disucikan oleh agama Buddha dan menjadi kuil Buddha terbesar yang ada di Indonesia dan juga di dunia. Tak heran jika ketika tiba saatnya perayaan Waisak di Indonesia, perayaan tersebut selalu dipusatkan di Borobudur ini.

Borobudur dikenal dengan arsitektur bangunannya yang megah. Terdiri dari stupa, patung dan juga relief–relief yang mencerminkan cerita kehidupan jawa kuno. Dengan melihat pahatan–pahatan reliefnya, Anda akan serasa dibawa kembali ke kehidupan masyarakat Jawa di masa lampau. Sebenarnya candi ini sudah ada sejak tahun 800–an Masehi. Dulunya candi ini dibangun dengan tujuan sebagai tempat ziarah dan pemujaan yang mengajarkan manusia agar tidak terlalu memikirkan hal duniawi. Kemudian sekitar tahun 1814 candi ini ditemukan oleh pasukan Inggris dan sekitar tahun 1835, secara keseluruhan candi ini rampung dibersihkan.

Jika dilihat secara detail, sebenarnya struktur bangunan Candi Borobudur ini terbagi kedalam 3 bagian dimana ketiganya menggambarkan tentang kehidupan manusia. Adapun 3 bagian tersebut adalah:

  • Alam Dunia (Kamadhatu)

Bagian pertama yang ada di bangunan Borobudur, menggambarkan kehidupan manusia saat ini dimana kebanyakan manusia masih begitu memikirkan urusan duniawi. Sifat–sifat manusia yang masih sangat buruk dan mengikuti hawa nafsu, seperti pembunuhan, perampokan, penyiksaan dan masih banyak lagi. Secara keseluruhan, bagian Kamadhatu ini terdiri atas 160 relief.

  • Nirwana (Rupadhatu)

Pada bagian kedua ini lebih menggambarkan kehidupan manusia yang sudah terbebas dari urusan duniawi. Sama seperti bagian pertama, bagian Rupadhatu ini juga terdiri dari relief serta patung. Untuk reliefnya berjumlah 1.300, sedangkan untuk patung Budhanya berjumlah 328.

  • Arupadhatu

Pada bagian ketiga disebut dengan Arupadhatu yang menggambarkan kehidupan tertinggi yaitu kekuasaan Tuhan. Berbeda dengan kedua bagian sebelumnya dimana terdapat berbagai hiasan hiasan seperti relief dan patung, area ini hampir tidak ada ornamen seperti itu. Yang mana menggambarkan suatu kemurnian.

Jika dilihat secara keseluruhan, bangunan Borobudur ini memang sungguh mengagumkan. Bagaimana bisa tangan manusia membangun bangunan sebesar ini dengan arsitektur dan juga ornamen yang sangat megah. Tak heran jika akhirnya dunia pun mengakui keindahan dan kemegahan candi ini.

 

Wisata Menarik Di Borobudur

Bagi Anda yang merencanakan liburan bersama keluarga tercinta namun masih kebingungan menentukan dimanakah destinasi wisata yang tepat, maka Candi Borobudur bisa menjadi pilihan yang tepat. Ketika berkunjung ke Borobudur ini, Anda tak hanya akan berwisata saja namun juga bisa mendapatkan edukasi berupa sejarah yang ada didalamnya.

Terlebih lagi, setiap relief yang tergambar dalam candi ini menggambarkan kehidupan manusia yang bisa menjadi cerminan sekaligus pelajaran bagi diri sendiri. Dan yang pasti, liburan ke Borobudur cocok untuk semua lapisan umur sehingga Anda bisa memboyong seluruh keluarga besar Anda kesini. Bahkan tidak sedikit sekolah–sekolah menjadikan Borobudur sebagai destinasi untuk melakukan study tour.

Keindahan pemandangan, kemegahan dan segala keunikan arsitektur bangunan Borobudur selalu berhasil menyita perhatian dan memukau mata siapa saja yang melihatnya. Wajar saja jika akhirnya tak hanya wisatawan lokal saja yang ketagihan datang kembali, namun juga banyak turis mancanegara yang berulang kali mengunjungi Candi Borobudur ini. (ril/prw)