Mengedepankan Energi Bersih dan Lingkungan Hijau

RIO/BE
PLTU Bengkulu memproduksi energi yang bersih, ramah lingkungan, dan melayani kota yang cerdas.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkulu tidak hanya berorientasi pada bisnis, akan tetapi sejalan dengan misi perusahaan, yaitu, “Membangun Energi Bersih, Menciptakan Lingkungan Hijau, Memberikan Pelayanan Kota-Kota Pintar”. Komitmen tersebut dibangun Power Construction Corporation of China sebagai tindakan aktual untuk mengubah citra negatif polusi lingkungan dari proyek pembangkit listrik tenaga uap.

Chairman PowerChina Resources Limited, Sheng Yuming mengaku, PLTU Bengkulu sudah menyewa organisasi profesional untuk membuat “Laporan AMDAL” yang terperinci sebelum memulai proyek pada tahun 2016 lalu dan berhasil melewati evaluasi serta demonstrasi ahli dari berbagai organisasi pemerintah daerah, serta diakui oleh penduduk sekitar. Bahkan perusahaan selalu memperbarui laporan setiap enam bulan untuk memastikan bahwa laporan tersebut terstandarisasi, ilmiah dan transparan.

“PLTU di bengkulu setelah beroperasi kita lihat sendiri hampir tidak ada asap yang keluar dari cerobong dan ini adalah teknologi canggih yang ramah lingkungan dan bebas dari polusi udara,” kata Sheng Yuming.

Tidak hanya itu, bahkan selama proses konstruksi, proyek dilakukan pengawasan secara ketat untuk mengontrol perlindungan lingkungan dari desain hingga ke konstruksi. “Pengurangan konsumsi baja telah mengurangi polusi lingkungan yang disebabkan oleh industri baja dan disaat bersamaan menghemat modal dan mengurangi biaya,” tutur Sheng Yuming. Kemudian dalam upaya pemulihan panas limbah dari pelepasan slag boiler, PLTU Bengkulu menggunakan skema pemasangan slag cooler dan penggunaan air kondensasi dan sirkuit air kondensasi untuk mendaur ulang panas terak yang diadopsi.

Diperkirakan bahwa setiap rangkaian ukuran ini dapat menghemat 33,2 t/y batubara standar untuk pembangkit listrik, yang tidak hanya memiliki manfaat ekonomi yang jelas, tetapi juga secara efektif mengimplementasikan konsep konservasi energi dan perlindungan lingkungan serta mempromosikan perlindungan lingkungan hijau dan sebagai gagasan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, setiap boiler CFB dilengkapi dengan electrostatic precipitator, menggunakan sirkulasi pembakaran unggun terfluidisasi, bubuk kapur ditambahkan ke dalam tungku untuk desulfurisasi yang efisiensi, debu dan sulfur dioksida serta emisi karbon dioksida memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan.

Kemudian membran HDPE impermeable diletakkan di bagian bawah area Batu bara dan area abu serta dikelilingi oleh dinding batu bara, ditambah lagi pada area batu bara dilengkapi dengan alat semprotan air. Meski begitu kondisi gudang batu bara tetap kering, sehingga jika dibandingkan dengan area Batu bara lainnya di area yang sama maka debu dan polusi lingkungan sangat minim terjadi.

PLTU Bengkulu juga memiliki sistem pengolahan air limbah untuk mencapai tingkat pembuangan nol dari seluruh limbah pabrik, terdapat empat lereng di sekitar area pabrik dibangun dalam bentuk gradasi. Ditambah lagi disekitar area PLTU juga sudah dilakukan penghijauan seperti penanaman rumput dan pohon hias. Sehingga secara efektif mampu menjaga perlindungan terhadap lingkungan serta air dan tanah.

Kemudian proyek ini juga memiliki sistem pasokan air DC air laut, dan air pendingin melewati kondensor dan penukar panas tambahan, sumur siphon dan gorong-gorong kotak drainase dibuang ke laut terbuka setelah disipasi panas, yang secara efektif melindungi lingkungan sekitar dan kehidupan laut.

Dengan mengoptimalkan desain, dilengkapi dengan peralatan canggih dan teknik konstruksi inovatif, menjadikan proyek yang dibangun menjadi sebuah pembangkit listrik ramah lingkungan dan modern yang sesungguhnya. “PLTU Bengkulu adalah pembangkit listrik tenaga uap yang memiliki teknologi perlindungan lingkungan canggih, peralatan terbaik, dan pengendali kontrol terbaik,” tutup Sheng Yuming.(999)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*