Mendekati Ramadan, Harga Daging Ayam Mulai Meroket

Mendekati Ramadan, Harga Daging Ayam Mulai Meroket

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Jelang bulan Ramadan, harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga salah satunya pada daging ayam potong.
Di Pasar kaget Pematang Gubernur, harga jual daging ayam ras atau ayam potong yang biasanya Rp34 ribu hingga Rp36 ribu kini mulai naik menjadi Rp 39 hingga Rp41 ribu per kilogramnya.

Menurut salah satu pedagang, Usman, kenaikan harga sudah terjadi selama 3 hari terakhir. Selain karena mendekati bulan puasa, kenaikan harga juga diakibatkan meningkatnya permintaan daging ayam sehingga pasokan berkurang.

“Deket bulan ramadan ya, permintaan pasar naik, sedangkan pasokannya dikit. Kadang dikirim dari luar Bengkulu. Mungkin itu penyebab harganya naik,” kata Usman, Jumat (09/04).

Sementara itu pedagang memperkirakan harga daging ayam akan terus naik hingga memasuki bulan Ramadan nanti. Meskipun harga daging ayam mengalami kenaikan di pasaran, hal tersebut tidak mempengaruhi terhadap omzet penjualan para pedagang yang sejauh ini tetap normal seperti biasanya.

Namun jika harga daging ayam terus naik, malah dikhawatirkan berakibat mengurangi daya beli masyarakat dan terjadi penurunan omzet para pedagang. Mengingat pada ramadan tahun ini masih dalam kondisi pemulihan ekonomi masyarakat dampak dari wabah corona setahun lalu.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu melalui Kabid Bina Usaha Perdagangan (Binusdag) Perindag, Amron Rosyidi mengatakan, harga yang saat ini terjadi di pasar memang ada kenaikan. Pihaknya juga sudah rutin turun ke pasar untuk memantau harga jelang puasa dan menelusuri penyebab dari naiknya harga ayam potong.

“Yang jelas pemantauan dan pengawasan sudah kita lakukan di pasar terhadap bahan sembako terutama daging ayam yang permintaannya terus meningkat dari hari kehari ini,” kata Amron. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*