Mencekam, Teror Harimau

Harimau-Lili-Rambe2SELUMA TIMUR, BE- Panthera tigris sumatrae atau harimau kembali menghantui warga desa Kota Agung kecamatan Seluma Timur. Setelah sebelumnya sempat menghantui dan meneror warga di Dusun Kumayan Kecamatan Seluma Utara bahkan menewaskan salah seorang warga Tais.

Pasalnya puluhan jejak kaki harimau kembali bertebaran di lapangan Volly Ball. Bahkan belakangan diketahui satu ekor kambing warga berhasil menjadi santapan harimau yang diduga berjumlah 3 ekor tersebut. “laporan ini setelah di croscek ternyata benar jika di lapangan voly banyak terdapat jejak kaki harimau yang diduga lebih dari satu ekor,” sampai Kades Kota Agung Bana Rusdy.

Data berhasil dihimpun, jika pertama kali penemuan ini diketahui oleh warga bernama Rani(21) yang pulang dari berkebun. Mengetahui akan hal tersebut saksi melaporkannya ke perangkat desa. Mendapatkan laporan tersebut, kades menampung dan malam harinya melakukan pengecekan ke lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Belakangan, kemarin pukul 07.00 WIB melakukan pengecekan bersama dengan warga dan perangkat desa lainnya ke lokasi semula. Dan didapati jika di lapangan voly tersebut banyak terdapat jejak kaki harimau. Diduga jejak kaki tersebut lebih dari satu ekor harimau melainkan lebih dari satu. “Di lokasi kami menemukan puluhan jejak kaki harimau berukuran kecil yang diduga berjumlah lebih dari sati ekor,” sampainya.

Keberadaan harimau ini diperkuat lagi dengan ditemukannya ternak jenis kambing milik warga desa yang mati dengan kondisi luka-luka di sekujur tubuh kambing tersebut. Sehingga sudah dipastikan jika kambing warga tersebut tewas setelah di makan harimau. Mendapati akan hal tersebut, perangkat desa langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait. “Kita telah melaporkan ke pihak kecamatan untuk dapat menindak lanjuti. Mengingat hal ini membuat warga kawatir akan kejadian kemunculan harimau tersebut,” sampainya.

Terpisah, Petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Seluma Zainal Asikin SH ketika dikonfirmasi BE. Menegaskan jika dirinya baru saja mendapatkan laporan tersebut. Hanya saja, sebelumnya tim BKSDA akan terlebih dahulu untuk turun kelapangan untuk memastikan keberadaan harimau di desa Kota Agung tersebut.

Sementara itu, terkait dengan permintaan warga untuk memasang perangkap. BKSDA Seluma belum bisa memastikan mengingat hal tersebut akan terlebih dahulu untuk di survey dan dipastikan terlebih dahulu kepastian keberadaan harimau. “Jika memang ada harimau maka akan kita pasang perangkap. Namun sebelumnya pastikan dahulu untuk pengecekan ke lokasi penemuan jejak harimau atau tidaknya,” singkatnya ketika dihubungi BE kemarin.(333)