Mencangkul Ibu dan Cekik Adik Karena Ditinggal Kabur Istri

Penuturan Rivai Yorlin Marpaung (28)  menceritakan awal mula abangnya, James  mengalami ketidakstabilan emosi atau jiwa. Dia menuturkan, James menikah dengan Lusianda br Ambarita atau Lusi pada Desember 2006. Pernikahan mereka juga diawali dengan berpacaran, dimana Lusi adalah tetangga sekampungnya.
Setelah menikah, pasangan pengantin baru itu pergi merantau ke Bengkulu untuk mengadu nasib. Dua bulan menetap di Bengkulu, James menderita sakit malaria yang cukup parah, hingga Lusi sebagai istri tak mampu membiayai perobatannya.

Karena tak kunjung sembuh, Lusi membawa suaminya kembali pulang ke kampung halaman di Huta III Waringin, Nagori Negeri Malela, Gunung Malela. Setiba di kampung, Nursalam br Manurung, ibu kandung James membawanya ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Siantar untuk diopname. Ternyata, saat James dirawat di rumah sakit, istrinya saat itu sudah mengandung dua bulan.

Ironisnya, James yang tak kunjung sembuh membuat Lusi berubah pikiran dan nekat meninggalkan suaminya yang sedang sakit, lalu dia pergi ke Salatiga, Jawa Tengah atau sekitar bulan Juli 2007 silam. Setelah kurang lebih sebulan James opname di rumah sakit, dia kembali pulang ke tempat kediamannya, namun tak lagi melihat istrinya padahal sang istri sedang mengandung anak pertamanya.

Setelah sembuh, James memilih membantu orang tuanya kerja di ladang, terkadang dia juga memasak nasi untuk makan keluarga. Kepulangan James dari rumah sakit, membuatnya tak mampu lagi bekerja keras, karena daya tahan tubuhnya lemah. Ditambah lagi istri yang dia sayangi telah pergi, sejak kejadian itu dia sering jatuh sakit.

“Sejak abang saya itu ditinggal istrinya, dia sangat terpukul dan sering jatuh sakit, beberapa bulan kemarin dia sempat muntah darah,” kata Rivai.

Kata Rivai lagi, dulu sawaktu dia lajang memiliki banyak teman bermain, semua berubah ketika istrinya pergi, bahkan untuk beli rokok di warung saja, dia merasa malu. Dia tak lagi setegar waktu dulu, James lebih suka mengurung diri di dalam rumah, dan jika dia merasa bosan pergi ke ladang membantu orang tuanya.

Sementara setahu Rivai, saudaranya bermarga Dolok Saribu telah banyak bicara kepada James, dan James mengaku menyesal memukul ibunya dengan cangkul alasanya dia melakukan itu di luar alam sadarnya.

“Ibu sangat kecewa dengan James Bang, karena selama ibu di rawat James tidak pernah menjenguk. Padahal pengakuan saudaraku marga Dolok Saribu dia menyesal telah memukul ibu dan mau minta maaf. Tapi sampai sekarang aku belum pernah dengar James minta maaf sama ibu,” terang Rivai.(mag-04)