Menanti Duel El Clasico ke-221

Duel antara Real Madrid dan Barcelona yang bertajuk El Clasico selalu berjalan seru, sengit, bahkan tidak jarang berakhir dengan panas. Kedua musuh bebuyutan ini akan kembali bentrok di Stadion Nou Camp, Senin (8/10) dinihari WIB. Pertemuan ini merupakan ke-221 antara Los Merengues kontra Los Cules di laga resmi.

Menilik rekor pertemuan kedua tim, El Real unggul tipis. Madrid meraih 88 kemenangan sedangkan Barca mengoleksi 87. Sebanyak 46 laga sisanya berakhir seri. Untuk urusan produktivitas, Los Blancos juga masih lebih baik. Klub ibu kota Spanyol tersebut membukukan total 367 gol, sementara Barca 359 gol.

Namun saat ini, Barcelona kokoh berada di puncak klasemen dengan 18 poin hasil dari enam kemenangan di enam laga. Sementara Madrid tertinggal delapan poin dari Blaugrana. Jenderal lini tengah Barca, Xavi Hernandez, menilai selisih delapan poin itu membuat skuat asuhan Jose Mourinho dalam tekanan.

Dalam El Clasico kali ini, Barca dipastikan tanpa Carles Puyol. Kehilangan Puyol tentu membuat pelatih Tito Vilanova waswas menghadapi gempuran pemain Madrid. Apabila Gerard Pique juga tidak fit, Vilanova kemungkinan memasukkan pemain yang baru dikontrak Alex Song bersama Javier Mascherano.

Sementara itu sembuhnya Andres Iniesta membuat Vilanova dalam kondisi dilema. Pasalnya dalam beberapa laga terakhir, Cesc Fabregas menunjukkan performa apik. Vilanova hingga kini belum bisa memutuskan siapa yang harus diberi kesempatan tampil sebagai starter, apakah Iniesta atau Fabregas.

Jika Vilanova tak bisa memilih, masih ada opsi untuk memainkan kedua pemain tersebut secara bersamaan. Perebutan posisi akan dialami Pedro Rodriguez, Alexis Sanchez, dan David Villa. Kondisi ini sebetulnya keuntungan bagi Los Blaugrana karena mereka memiliki beberapa opsi dalam skema penyerangan.

Di lain pihak, Mourinho tak terlalu pusing karena semua pemain dapat diturunkan. Namun Mou menghadapi dilema terkait pemain yang pantas untuk menempati posisi playmaker tim alias dirijen permainan. Ada tiga pemain yang dapat diturunkan yaitu Mesut Ozil, Luka Modric, dan gelandang Brasil, Kaka.

The Special One dikabarkan belum mencoret opsi atau pilihan radikal yaitu menempatkan ketiga pemain di atas duduk di bangku cadangan. Artinya, Mourinho bakal menerapkan formasi 4-3-3 dengan memainkan Xabi Alonso, Sami Khedira, dan Michael Essien, seperti yang dilakukannya saat melawan Manchester City.

Namun yang jelas, Madrid dalam kepercayaan diri tinggi saat menyamabangi Nou Camp. Cristiano Ronaldo sudah tahu cara seperti apa yang harus dimainkan agar bisa memetik poin dari tim Catalan. Kemenangan Madrid di ajang Piala Super Spanyol awal musim masih tertanam jelas dalam benak punggawa-punggawa klub Los Blancos.(**)