Menangkap Peluang Bisnis Perhiasan Kelas Dua di Kota Bengkulu

FOTO DIAN/BE – Devi (36), sedang melayani pembeli di toko perhiasan miliknya.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Selama sepuluh tahun terakhir, peluang bisnis perhiasan kelas dua cukup menjanjikan. Pasalnya, peminat perhiasan selain emas ini, setiap tahunnya terus meningkat.

Khususnya di Kota Bengkulu, ada salah seorang yang bisa menangkap peluang itu. Namanya Devi. Perempuan berusia 36 tahun ini memiliki toko perhiasan Ar-Razzi, yang berada di pusat pembelanjaan Mega Mall, di Jalan KZ Abidin II Pasar Minggu Kota Bengkulu, atau tepatnya di lantai 2 Mall Kota Bengkulu.

Devi menjual berbagai perhiasan kelas dua seperti seperti perak berlapis emas, titanium, xuping dan lain-lain.
Tidak hanya itu, toko perhiasan yang ia kelola juga menerima tukar tambah, khusus perak. Sedangkan titanium dan xuping tidak bisa ditukar tambah. Karna titanium dan cuping di jual sesuai model sedangkan perak dijual pergram.

“Perhiasan yang saya jual yaitu perak berlapis emas, titanium dan xuping dalam bentuk gelang, kalung, cincin, dan anting-anting. Perak berlapis emas ini memiliki 2 model yaitu perak murni dan perak nikrom mas putih dengan harga yang berbeda-beda,” ujar Devi, saat diwawancarai BE, Rabu (15/1).

Perak murni harga per gramnya Rp 25 ribu, sedangkan perak nikrom mas putih Rp 30 ribu per gramnya. Titanium dijual sesuai model mulai Rp 50 ribu sampai Rp 130 ribu. Begitupun dengan xuping yang dijual sesuai model mulai dari harga Rp 25 ribu sampai 100 ribu ke atas

Devi bercerita, awal ia berjualan perhiasan dari pengalamannya yang dulu bekerja di toko perhiasan. Sehingga ia terinspirasi untuk membuka bisnis perhiasan sendiri, tepatnya sejak tahun 2008 bersamaan dengan berdirinya Mega Mall di Kota Bengkulu .

Saat ini peghasilan Devi perhari bisa mencapai 1 juta. Namun saat pembeli sepi penghasilan Rp 200 sampai 500 ribu. Sedangkan untuk jumlah berapa buah yang terjual itu tidak menentu sesuai dengan kondisi pembeli.

“Alhamdulillah dengan berjualan perhiasan ini, saya mampu untuk menguliahkan anak saya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan saya berharap saya bisa membuka cabang baru dan toko ini ramai dikunjungi oleh para pembeli, karena kualitas barang nya bagus,” ujar Devi.

Irma Yunita Sari (19), seorang mahasiswi IAIN Bengkulu, yang juga menjadi salah satu pembeli perhiasan di Toko Ar-Razzi mengatakan, lebih suka membeli perhiasan disini karna kualitas barangnya bagus dan harganya sangat terjangkau. Pelayanan tokonya juga sangat ramah dan memuaskan.(MG3)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*