Melihat Pasien Karantina di Rejang Lebong Memberikan Suara, Petugas Pakai APD Lengkap dan Berjalan Kaki


Ary/BE
Ketua KPPS TPS 04 Kelurahan Air Putih Lama saat mendatangi pemilih yang tengah menjalani isolasi mandiri karena Covid-19

MESKIPUN masih dalam karantina karena diduga terpapar Covid-19, empat orang warga di Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup masih tetap bisa memberikan hak suaranya dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember di Kabupaten Rejang Lebong. Bagaimana caranya, simak laporan berikut ini.

Ari Apriko – Curup

JARUM jam menunjukkan pukul 12.15 WIB Rabu (9/12) siang, Jon Kenedi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup mulai satu persatu memasang Alat Pelindung Diri (APD) mulai dari baju hazmat, tiga lapis masker, sarung tangan dua lapis face shield hingga sepatu boot.
Dibagian lain beberapa orang anggota KPPS menyiapkan delapan lembar surat suara yang terdiri dari empat lembar untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu dan empat lembar untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong beserta alat pencoblosan yang akan dibawa oleh Jon ke rumah empat orang pemilih yang tengah menjalani karantina atau isolasi mandiri yang tak jauh dari TPS.
Setelah semua lengkap. Kemudian sekitar pukul 12.30 WIB, Jon kemudian mulai melangkah meninggalkan TPS 04 untuk menuju rumah empat orang pemilih yang tengah menjalani karantina tersebut.
“Awak media silahkan kalau mau melihat tapi tak boleh mendekat, ambil gambar dari jauh saja,” pesan Jon sambil menuju rumah pasien yang dikarantina dengan berjalan kaki.
Setelah berjalan sekitar 200 meter, kemudian Jon tiba di rumah yang dituju, ia ternyata memang sudah ditunggu oleh empat orang pemilih dirumah tersebut, dari luar pagar rumah tersebut, terlihat Jon masuk dan langsung disambut oleh empat pemilih yang sudah menggunakan masker. Hanya sekitar beberapa menit didalam rumah tersebut, kemudian Jon keluar dan membawa kertas suara yang sudah tersimpan rapi dalam kantong plastik.
Sebelum tiba di TPS, Jon terlebih dahulu disemprot disinfektan oleh petugas dan melepaskan satu persatu APD yang ia gunakan, kemudian APD tersebut dia kumpulkan dalam satu kantong plastik berwarnai bening yang sebelumnya juga sudah disiapkan anggota KPPS lainnya.
“Ini adalah sesuai dengan protokol kesehatan jadi saya aman, setelah ini belum selesai saya harus mandi dulu,” terang Jon sembari masuk ke TPS yang berada di halaman salah satu rumah warga.
Sementara itu, Agus Saryono anggota KPPS lainnya menjelaskan, memang Ketua KPPS mereka mendatangi empat orang pemilih yang tengah menjalani karantina. Dimana menurutnya prosedur tersebut sudah mereka jalankan sesuai dengan protokol kesehatan.
“kegiatan ini sudah kita laksanakan sesuai protokol kesehatan, karena pemilih ingin memilih dan itu adalah hak mereka sehingga kita laksanakan,” paparnya.
Sebelum mendatangi empat pemilih yang masih menjalani karantina tersebut, menurut Agus pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak termasuk para saksi dan pengawas pemilih. Karena keterbatasan APD sehingga menurutnya yang bisa masuk ke rumah pemilih tersebut hanya satu orang, itu juga atas kesepakatan semua pihak.
Sementara itu, Ketua KPU Rejang Lebong, Drs Restu S Wibowo mengungkapkan, para pemilih yang tengah menjalani karantina mandiri karena terkonfirmasi Covid-19 mereka masih bisa memberikan hak suara mereka karena disetiap TPS sudah mereka siapkan satu set APD lengkap sesuai protokol kesehatan Covid-19.
“Dari laporan yang diterima memang ada pemilih yang masih menjalani isolasi mandiri menyampaikan hak suara mereka namun jumlah pastinya saya belum dapat laporan yang saya terima tadi baru dari Curup Timur ada dua orang,” terang Restu. (251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*