Melaut, 3 Pemuda Kaur Tenggelam

CARI: Tim gabungan terdiri dari Polri, TNI BPBD dan masyarakat setempat saat melakukan pencarian korban yang masih hilang di pantai Wayhawang. Juga tampak korban Aski yang selamat, Minggu (15/11).

MAJE, bengkuluekspress.com – Tiga pemuda bernama Lengki (20), Imam (15) dan Aski (17), warga Desa Wayhawang Kecamatan Maje Kabupaten Kaur bernasib naas, Minggu (15/11). Ketiga pemuda ini tenggelam setelah perahu dayung yang mereka tumpangi, diterjang ombak besar saat berniat mancing di kawasan Pantai Wayhawang. Akibatnya dari tiga remaja itu satu diantaranya bernama Aski berhasil mendarat dengan selamat, sedangkan dua orang lainnya Lengki dan Imam masih dalam pencarian hingga Minggu (15/11) sore belum ditemukan.

“Kita bersama Timsar, TNI, Polri dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian korban yang tenggelam ini. Mudah-mudahan mereka dapat ditemukan,”kata Kepala BPBD Kaur Ujang Syafiri S Pd, Minggu (15/11).

Data terhimpun BE, peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (15/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Bermula dari tiga pemuda Lengki (20) yang berprofesi sebagai nelayan, Imam (15) pelajar kelas 3 SMP dan Aski (17) pelajar kelas III SMK. Dimana pada saat itu ketiganya usai menyaksikan hiburan organ tunggal dan kemudian sepakat untuk melaut menggunakan perahu dayung.

Nah ketiganya berangkat dari pelabuhan Wayhawang dan berniat memancing, namun sayangnya belum dapat ikan ketiganya malah diterjang ombak dan perahu yang digunakan sudah penuh dengan air.

“Kami itu mau mancing ikan tapi dalam perjalanan tenggelam perahu sudah penuh air, saya bersama dengan kawan kawan lainnya berupaya berenang,”kata Aski salah satu korban selamat kepada BE,Minggu (15/11).

Dikatakan Aski, ia bisa selamat dari keganasan ombak selatan itu setelah dirinya berupaya berenang ketepian dan sempat membantu rekannya Imam yang sempat berapa kali kehabisan tenaga. Sehingga merasa dirinya tak kuat dirinya berupaya berenang mendarat. Setelah berhasil mendarat ketepian dirinya lantas meminta bantuan warga setempat. Sayangnya hingga kemarin kedua rekannya itu belum berhasil ditemukan.

“Waktu saya mendarat saya tidak lagi menemukan dua rekan saya, sehingga saya meminta bantuan dengan masyarakat langsung,”ujarnya.

Sampai dengan Minggu (15/11) warga sudah menemukan perahu yang digunakan ketiganya, sementara untuk proses pencarian selain melakukan penyisiran dibibir pantai warga di bantu TNI/Polri dan BPBD juga menerjunkan perahu membantu pencarian korban yang yang hilang. Namun hingga kemarin keduanya belum berhasil ditemukan oleh tim.

“Selain jalur darat kita juga melakukan pencarian jalur laut menggunakan perahu nelayan dan menerjunkan perahu bot. Mudah-mudahan keduanya dapat secepatnya ditemukan,”kata Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono S IK MH melalui Kapolsek Maje Iptu Cahya P Tuhuteru S Tr K, Minggu (15/11).

Hal sama juga ungkapkan Dandim 0408/BS Letkol Inf Yudha Nugraha melalui salah satu personilnya Babinsa Maje Serma M Zahab. Ia menyampaikan jika pihaknya bersama dengan Polri, BPBD dan warga setempat terus berupaya melakukan pancarian terhadap dua korban yang hilang. Selain menelusuri melalui laut menggunakan perahu masyarakat juga turut serta membantu mencari menyelisiri bibir pantai.

“Kita masih melakukan pencarian mudah mudahan secepatnya dapat ditemukan, harapan kami tentunya ditemukan dalam kondisi selamat,” harapnya. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*