Medsos Bukan Tempat Curhat

ARY/Bengkulu Ekspress
Bupati saat menyerahkan piala juara umum MTQ dan Festival Seni Budaya Bernuansa Islam pada Sabtu (15/9) malam di Lapangan Dwi Tunggal Curup

CURUP, Bengkulu Ekspress – Bupati Rejang Lebong, DR H A Hijazi SH MSi mengingatkan masyarakat Rejang Lebong untuk tidak Curhat di media sosial. Karena menurut bupati, media sosial bukan tempat Curhat melainkan media untuk informasi dan hiburan.

“Gunakanlah media sosial sebaik mungkin, jangan menggunakan media sosial untuk curhat masalah pribadi karena media sosial adalah sarana informasi dan hiburan,” sampai bupati saat menutup kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Rejang Lebong ke-45 dan Festival Budaya Bernuansa Islam dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah di Lapangan Dwi Tunggal Curup Sabtu (15/9) malam.

Menurut bupati, curhat masalah pribadi di media sosial tidak akan memecahkan masalah, namun justru akan menambah masalah baru dan justru akan membuka aib masyarakat sendiri. Oleh karena itu, dengan momentum tahun baru Islam tersebut, ia mengajak masyarakat untuk menjadi lebih baik termasuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan MTQ sendiri, menurut bupati para pemenangnya akan mewakili Kabupaten Rejang Lebong ke tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 mendatang. Oleh karena itu, bupati meminta agar para pemenang dan pelatih untuk meningkatkan kemampuan para pemenang sehingga nantinya bisa mengharumkan nama Rejang Lebong.

Karena menurut bupati ia menegaskan, dalam event MTQ tingkat Provinsi Bengkulu dan sejumlah event lainnya, Kabupaten Rejang Lebong tidak akan pernah mengambil peserta dari luar Rejang Lebong untuk mewakili Rejang Lebong. Namun Rejang Lebong akan mengunakan putra daerah sendiri yang telah melalui tahapan seleksi ditingkat kabupaten Rejang Lebong.


“Untuk mencapai keberhasilan, kita harus membimbing anak-anak kita, karena kalau kita mengambil dari luar, justru akan mematikan kemampuan anak-anak kita,” tegas bupati Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menegaskan dalam setiap kompetisi baik ditingkat kabupaten mauputun tingkat provinsi Bengkulu, Rejang Lebong tidak mengutamakan kemenangan, namun lebih untuk mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita harus merebut kemenangan dengan kemampuan yang kita miliki, sehingga kemenangan yang kita raih dengan sportifitas,” sampai bupati.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyangkan kurangnya animo masyarakat untuk menyaksikan MTQ dan festival seni budaya bernuansa islam yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Berbeda dengan kegiatan hiburan seperti mendatangkan artis dangdut, maka menurut bupati pasti masyarakat berbondong-bondong untuk datang. Oleh karena itu, menurut bupati kedepannya harus ada solusi sehingga masyarakat bisa banyak hadir dalam peringatan tahun baru islam di Kabupaten Rejang Lebong.

“Harus ada pancingan agar masyarakat kita mau datang, seperti dengan disertai bazar, kita tidak boleh menyerah dan pesimis, dan kita harus membesarkan islam,” demikian bupati.

Sementara itu, setelah selesai dilaksanakannya kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Rejang Lebong ke-45 dan Festival Budaya Bernuansa Islam dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah keluar sebagau Juara umum untuk MTQ adalah Kecamatan Curup Utara dan untuk Festival Seni Budaya Bernuansa Islam keluar sebagai juara umumnya Kecamatan Curup Tengah.(251)