Mayoritas Ekonomi Nelayan Miskin

nelayan

MUKOMUKO, BE – Masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di wilayah Kabupaten Mukomuko mencapai seribu kepala keluarga lebih. Dari ribuan nelayan itu, mayoritas tingkat ekonomi masih terbilang kurang mampu atau miskin.
“Sebanyak 1.237 orang nelayan di daerah ini yang terdata, mayoritas  tergolong dari ekonomi miskin,” demikian diungkapkan Kepala DKP Kabupaten Mukomuko, Nur Alam melalui Kabid Tangkap, Rahmad Hidayat ketika dikonfirmasi Bengkulu Ekspress.
Untuk meningkatkan perekonomian yang akan berimbas ke tingkat kesejahteraan, Pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin. Mulai dari meningkatkan  berbagai bantuan alat tangkap, pemberdayaan bagi nelayan dan keluarganya  di sepanjang pesisir pantai di daerah tersebut.
Menurutnya, pemberian bantuan alat tangkap merupakan salah satu solusi yang cukup baik. Karena dari alat tangkap yang baik dan legal, nelayan dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik dengan hasil  tangkapan yang cukup maksimal.
“Kalau alat tangkap memadai, hasil tangkapan juga lumayan banyak,” katanya.
Namun, untuk memberikan solusi dan upaya peningkatan kesejahteraan bagi nelayan dilakukan secara bertahap. Ini juga disesuaikan dengan anggaran dan bantuan yang ada. Contohnya,  untuk pemberian alat tangkap,  baik itu jenis jaring, mesin dan lainnya bagi keperluan nelayan.
“Meskipun secara bertahap, Pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin dengan tujuan utamanya agar nelayan di daerah ini tingkat perekonomian semakin meningkat yang akan berimbas kepada peningkatan kesejahteraan,” ungkap Rahmad. (900)