Mayat Balita Masih Misterius

TAIS, BE– Hari kedua setelah penemuan mayat wanita diperkirakan berusia 2 tahun. Satuan Reskrim Polres masih berupaya melakukan penyidikan, mengingat hingga hari kedua Kepolisian belum mengetahui identitas mayat balita. Sehingga bagi seluruh warga Seluma maupun Bengkulu atau Manna yang merasa kehilangan anak balita atau keluarga dapat menghubungi pihak kepolsiain.
“Penyidikan masih dilakukan. Dengan membagikan ciri-ciri korban termasuk pakaian yang masih di pergunakan.” Sampai Kapolres Seluma AKBP Joko Sadono SIK SH MH Melalui Kasat Reskrim Ipda Ferry Putra S.
Beber kasat, jika hasil otopsi yang dilakukan tim forensic. Menemukan sejumlah kecurigaan, hal ini terlihat dari beberapa sayatan dan tusukan di tubuh korban. Sehingga untuk sementara penyidik menimpulkan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan ataupun korban kekerasan dalam rumah tangga.
“Titik terang terhadap kasus ini belum ada, sehingga kita juga kewalahan atas identitasnya. Mengingat identitas ini bagian untuk membuka tabir penemuan mayat,” sampainya.
Diketahui, jika mayat yang di simpan di RSUD M Yunus Bengkulu tersebut di temukan pertama kali oleh Agus (32) warga Kecamatan Kembang Mumpo Kecamatan SAM sekitar pukul 20.00 WIB sedang menjaring ikan di sungai Air Alas dan tidak sengaja menemukan sesosok mayat yang identitasnya belum di ketehui. Dengan kondisi tubuh sudah tidak utuh lagi, tangan dan kaki sebelah kiri telah hilang dan isi perut sudah keluar.
Data berhasil di himpun jika korban dengan ciri -ciri menggunakan baju pendek putih bintik merah gambar beruang dengan jenis kelamin wanita. Mengingat di kedua telinga telah di tindik. Dari keterangan saksi pertama. “Untuk saat ini kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.” sampainya.
Disampaikan, Kemarin pukul 10.00 WIB mayat tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke RSUD M Yunus dikarenakan pihak RSUD Seluma tidak mempunyai Frezer tempat penyimpanan mayat. (333)