Mata Lensa Production, Hobi Jeprat-jepret Hasilkan Uang


BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Mata Lensa (ML) Production merupakan komunitas perkumpulan anak muda yang hobi mengeluti bidang fotografi. Awalnya komunitas ini didirikan hanya untuk menyalurkan hobi anggotanya berfoto ria saja. Ternyata hobi jepar-jepret ini, kini justru menghasilkan uang dan menjadi profesi menyenangkan bagi anggotanya.

“Awalnya kami membuka komunitas ini sebagai ajang kumpul-kumpul untuk melakukan hunting foto, namun suatu hari ada seorang mahasiwa yang menyuruh untuk menjepret gambar dan saat itu dibayar. Dari hal itulah kami berfikir untuk menjadikan Mata Lensa Production ini menjadi peluang bisnis yang menghasilkan uang seperti sekarang,” ujar Leader Mata Lensa Production, Siroy Kurniawan (23) saat diwawancarai BE di rumahnya di kawasan  Padang Serai, Kamis (19/9).

ML Production sudah banyak mendapatkan job pembuatan video pendek dan pengambilan foto berbagai event lembaga sekolah dan perguruan tinggi. Mulai dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bengkulu, SMAN 2 Bengkulu dan SMAN 3 Bengkulu. Termasuk IAIN  Bengkulu pun pernah menggunkan jasa ML Production.

Selain itu, juga ada job pengambilan video dan pemotretan acara pernikahan. Salah satunya pernikahan warga yang dilakulan di Bengkulu Tengah.”Kami pernah mendapatkan tawaran pemotretan foto dan pembuatan video pendek di beberapa sekolah yang berada di Bengkulu, dan pemotretan wedding di Bengkulu Tengah,” ujar Siroy lagi

Dalam seluruh pembuatan video pendek dan pemotretan foto, Mata Lensa Production pernah ditawarkan mengambil event besar. Yaitu, drama kolosal bahasa Ingggris yang dibuat mahasiswa semester 6 Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Bengkulu. Film ini dibuat di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu, setiap tahunnya.

“Sejak kami merintis Mata Lensa Production, kami selalu diminta untuk membuat video pendek dan pemotretan foto, terutama pada event drama kolosal bahasa Inggris, hampir setiap tahunnya dilakukan,” tambah Siroy.

Menurut Siroy, Kru Mata Lensa Production dibayar dengan tarif yang memuaskan. Mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta dalam setiap pengambilan gambar. Tergantung foto dan video yang diinginkan pelanggan.

Siroy menambahkan, Mata Lensa Production dirintis sejak 13 November 2017. Pencetus atau pendirinya 6 orang, yaitu Siroy, Dafi, Wanfau, Arif, Meigy, dan fathan.”Kami menamai Mata Lensa Production ini, karena bagi kami kamera itu diibaratkan mata yang digunakan untuk melihat keindahan dari sudut pandang yang berbeda dengan menghasilkan cerita jika dilihat dari foto dan video,” imbuh Siroy

Siroy menjelaskan, tujuan didirikannya Mata Lensa Production untuk menumbuhkan produktivitas bagi yang mempunyai kamera mampu menggunakan alat digital sebagaimana mestinya. Alat digital yang sebelumnya digunakan hanya untuk berfoto bersama teman bisa menjadi sumber rezeki bagi penggunanya.

“Untuk itu, kami Mata Lensa Production benar-benar memanfaatkan kamera agar dikemudian hari bisa menjadi profesi menjadi seorang yang handal dibidang photgrapher dan videographer,” ujar Siroy lagi.

Untuk mencapai tujuan itu, Mata Lensa Production menggunakan uang yang dihasilkan dari job pengambilan foto dan video untuk membeli alat perlengkapan, seperti, kamera seperti tripod, lensa, mic, dan perlengkapan lainnya.

Mata Lensa Production juga berlatih dengan mencari referensi dari youtube dan instagram seperti cara mengambil angle foto yang bagus, cara memfokuskan kamera, cara mengambil video yang benar dan mengambil angle foto saat wedding.

”Mata Lensa Production membuka pada setiap orang yang berkeinginan mengabadikan moment baik dalam bentuk foto, video pendek, dan editing video dengan tarif yang terjangkau. Dengan datang langsung ke sekretariat Mata Lensa Production di jalan semarak 2, Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu,” ujar Siroy lagi.(Mg5)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*