Masyarakat Harus Disiplin Terapkan Prokes

Bupati Kabupaten Seluma H Bundra Jaya SH MH

TAIS,BE – Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH mengatakan, masyarakat di Kabupaten Seluma, harus disiplin
menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Jika memang ingin menekan kasus covid-19. Karena, sampai saat ini kasus covid-19 belum berhenti dan kasus baru selalu bertambah. Status zona hijau hanya bertahan beberapa hari saja.

Bupati Seluma menegaskan, tanpa peran masyarakat maka kasus covid-19 tidak akan berakhir.

“Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dokter, perawat dan lainnya bekerja maksimal. Akan tetapi jika masyarakat tidak disiplin dan mendukung. Maka kasus covid-19 dipastikan tidak akan berakhir. Pasti kasus baru terus saja bertambah. Bahkan sampai saat ini masih ada yang positif. Padahal sebelumnya sempat hijau,” tegas Bupati Seluma.

Bupati Seluma meminta agar masyarakat selalu menggunakan masker, kemudian selalu membiasakan mencuci tangan. Karena saat ini di sejumlah instansi di Komplek perkantoran juga sudah menyiapkan fasilitas cuci tangan. Sehingga semuanya steril.

Bupati Seluma selaku ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga mengatakan sampai kemarin masih
belum memberikan izin. Terhadap setiap keramaian, serta kegiatan hajatan. Bahkan larangan ini juga sudah diteruskan ke jajaran Polres Seluma serta Pol PP dan Damkar sehingga bisa dilakukan penindakan jika ada yang melanggar.

“Sampai sekarang semua kegiatan dan acara besar belum diizinkan. Termasuk resepsi pernikahan. Kami hanya mengizinkan untuk akad nikah saja. Dengan jumlah tidak boleh lebih dari 50 orang. Ini untuk menghindari kerumunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Seluma mengatakan Pemkab Seluma bersama dengan semua elemen meminta kesadaran dari
masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Rudi Syawaludin SSos melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ahmad Tavip SIP mengatakan, sampai sore Rabu (25/11) jumlah kasus covid-19 sebanyak empat orang. Mereka semuanya melakukan isolasi secara mandiri, namun masih tetap dalam pantauan Dinas Kesehatan.

“Tetap kami pantau, serta perkembangannya kami ikuti. Setelah 14 hari akan dilakukan swab kedua. Untuk memastikan sembuh atau belum,” pungkas Tavip. (333)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*