Masuk Bengkulu Selatan, Warga Cina Jualan Kaos Kaki dan Dompet

warga cina jualan dompet dan kaos kaki
ASRI/Bengkulu Ekspress.
BERJUALAN: Warga Cina ini saat dibawa dari SMAN 9 BS kemudian memperlihatkan barang dagangannya berupa kaos kaki dan dompet di Mapolres Bengkulu Selatan, Selasa (28/11).

KOTA MANNA, BENGKULU EKSPRESS – Sepertinya setiap daerah di Provinsi sudah banyak dimasuki warga asal Cina. Terbaru di Bengkulu Selatan (BS), ditemukan satu warga berasal dari Cina.

Pria tersebut, dari passport yang ditunjukannya atas nama Chen Kairong (44) berkebangsaan Chinese. Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Intelkam, Iptu Perdana Mahardika SIK mengatakan, Chen ditemukan saat sedang berjualan kaos kaki dan dompet di SMAN 9 Bengkulu Selatan Desa Pasar Pino, Pino Raya.

“Chen ini kami temukan sedang berjualan kaos kaki dan dompet di SMAN 9 Bengkulu Selatan,” katanya. Menurut Perdana Mahardika, sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari pihak sekolah, jika di sekolah tersebut ada orang asing yang sedang berjualan kepada para guru. Pasalnya bahasa Indonesianya agak kaku. Lalu pihaknya langsung meluncur. Setelah dicek ternyata pria yang berjualan tersebut warga asal Cina.

“Kita curiga saja ada misi apa masuk Bengkulu Selatan, sebab apa mungkin ke Indonesia khususnya ke Bengkulu Selatan hanya untuk berjualan kaos kaki dan dompet saja,” ujarnya. Oleh karena itu, sambungnya, Chen langsung dibawa ke Mapolres Bengkulu Selatan. Kemudian pihaknya menghubungi pihak kantor Imigrasi Provinsi Bengkulu. Kemudian Chen di bawa ke kantor Imigrasi.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Chen kami serahkan ke pihak kantor Imigrasi Provinsi Bengkulu,” imbuh Perdana Mardika. Sementara itu, saat ini mintai keterangan Chen sering memalingkan wajah seakan takut di foto oleh awak media. Chen mengaku sebelumnya, dua hari lalu dari Jakarta ke Kepahiang, kemudian pagi tadi ke Bengkulu Selatan. Dirinya tiba di ke Bengkulu Selatan dengan menaiki mobil, lalu turun di dekat sekolah tersebut kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Dirinya hanya berjualan kaos kaki dan dompet. Dikatakan Chen kaos kaki dijualnya seharga Rp 5 ribu perpasang sedangkan dompet dijual Rp 50 ribu per buah. “Saya hanya berjualan ini (kaos kaki dan dompet red),” katanya terbata-bata. (369)