Maskapai Batalkan Penerbangan

Akibat Sepi Penumpang

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Sejumlah penerbangan dari Bandara Fatmawati Bengkulu dan sebaliknya pada Senin (11/2) harus dibatalkan, karena telah memasuki musim sepi penumpang. Bahkan beberapa maskapai penerbangan mulai dari Garuda Indonesia dan Lion Air harus membatalkan penerbangan ke sejumlah kota di Indonesia.

Kepala Bagian TU Bandara Fatmawati Bengkulu, Sarosa mengaku, sejak beberapa bulan terakhir penerbangan di Bengkulu sudah masuk low-season (sepi penumpang). Dengan alasan operasional, sehingga banyak maskapai membatalkan penerbangannya. “Karena alasan operasional, beberapa maskapai penerbangan di Bengkulu harus melakukan cancel mengingat jumlah penumpangnya juga sepi,” kata Sarosa.

Berdasarkan papan petunjuk penerbangan di Bandara Fatmawati Bengkulu, tujuh dari empat penerbangan tujuan Palembang dan Jakarta harus melakukan pembatalan keberangkatan. Maskapai yang melakukan pembatalan keberangkatan tersebut diantaranya Maskapai Garuda Indonesia GA7133 tujuan Bengkulu-Palembang, Lion Air JT0835 tujuan Bengkulu-Jakarta, Garuda Indonesia GA290 tujuan Bengkulu-Jakarta dan Lion Air JT0033 tujuan Bengkulu-Jakarta.



“Rata-rata maskapai penerbang melakukan Cut Off penerbangan ke beberapa kota karena penumpang sepi,” tutur Sarosa.

Ia mengatakan, kondisi tersebut masih akan terus terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Karena beberapa maskapai penerbangan telah menaikkan terif batas atas sehingga minat masyarakat untuk naik pesawat menjadi turun.”Penurunan Animo masyarakat naik pesawat sudah terjadi sejak pertengahan tahun 2018 lalu, dan kemungkinan akan terjadi mengingat tarif pesawat yang saat ini cukup mahal,” tutupnya.

Menurunnya jumlah penumpang pesawat di Bengkulu, juga dibenarkan oleh Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani MA. Dirinya mengaku, jumlah penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno pada Desember 2018 tercatat 783 penerbangan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 9,16 persen bila dibandingkan dengan bulan November 2018.

“Tidak hanya saat ini, pada Desember lalu jumlah penerbangan di Bandara Fatmawati Bengkulu sudah mengalami penurunan,” ujar Dyah.

Meski begitu, dirinya mengaku, lalu lintas penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno pada Desember 2018 tercatat 85.721 orang penumpang, mengalami peningkatan sebesar 0,55 persen bila dibandingkan dengan November 2018.

Sementara Lalu lintas barang yang diangkut melalui Bandara Fatmawati Soekarno pada Desember 2018 tercatat 357.497 kg, mengalami peningkatan sebesar 4,00 persen dibandingkan bulan November 2018.”Jadi walaupun penerbangannya sedikit tetapi penumpangnya meningkat walaupun tidak begitu signifikan,” tutupnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*